individual
/ˌɘndɘˈvɘd͡ʒɘl/
Istilah ini berfungsi sebagai alternatif formal untuk person, yang menekankan pada keunikan atau sifat otonom dari seorang manusia. Kata ini sering digunakan dalam konteks hukum, sosiologi, atau ilmiah untuk memisahkan satu subjek tunggal dari kelompok atau populasi yang lebih besar demi tujuan analisis.
Saat digunakan sebagai kata sifat, fokusnya bergeser ke karakteristik spesifik yang membedakan satu entitas dari entitas lainnya. Penggunaan ini sering kali menyiratkan adanya penyesuaian atau pendekatan yang dirancang khusus, seperti perhatian individu, yang menunjukkan peralihan dari metodologi standar yang disamaratakan untuk semua orang.
💬Casual Conversation
I can't deal with this group project. Everyone is slacking.
Gue nggak tahan sama tugas kelompok ini. Semuanya pada males-malesan.
Just do the individual part and bail. It's a total wash.
Kerjain bagian lu aja terus cabut. Ini mah udah kacau banget.
Meanings
Seorang manusia sebagai entitas yang terpisah
"Each individual has the right to free speech."
Setiap individu memiliki hak atas kebebasan berbicara.
Tunggal atau terpisah, bukan bagian dari kelompok
"The teacher gave individual attention to every student."
Guru tersebut memberikan perhatian individu kepada setiap siswa.
Karakteristik dari orang atau benda tertentu
"She has a very individual style of painting."
Dia memiliki gaya melukis yang sangat khas.
Examples
I just want to be treated as an individual, okay?
Aku cuma mau diperlakukan sebagai individu, oke?
Look, every individual in this room has a different story.
Dengar, setiap individu di ruangan ini punya cerita yang berbeda.
Wait, does this price apply to each individual guest?
Tunggu, apakah harga ini berlaku untuk setiap tamu secara individu?
I can't believe you're ignoring the individual rights of the prisoners!
Aku tidak percaya kamu mengabaikan hak individu para tahanan!
We need to tailor the plan to individual requirements.
Kita perlu menyesuaikan rencananya dengan kebutuhan masing-masing.
Stop talking about the team and look at the individual failure!
Berhenti bahas soal tim dan lihat kegagalan individu itu!
Is there an individual wrapper for every single piece of candy?
Apa ada bungkus satuan untuk setiap butir permennya?
You are an individual of very peculiar tastes, aren't you?
Kamu itu orang dengan selera yang sangat aneh, ya?
I'm not a number; I'm an individual with feelings!
Aku bukan sekadar angka; aku seorang individu yang punya perasaan!
Please ensure each individual packet is sealed tightly.
Tolong pastikan setiap paket satuan tersegel rapat.
Collocations & Compounds
individual effort
tugas yang dilakukan oleh satu orang saja
The project succeeded thanks to the individual effort of several dedicated team members.
Proyek tersebut berhasil berkat upaya individu dari beberapa anggota tim yang berdedikasi.
individual rights
hak hukum atau moral dari satu orang
The constitution was designed to protect individual rights against state infringement.
Konstitusi dirancang untuk melindungi hak individu dari pelanggaran negara.
individual needs
kebutuhan spesifik dari satu orang
The teacher adjusted the lesson plan to accommodate the individual needs of each student.
Guru tersebut menyesuaikan rencana pembelajaran untuk mengakomodasi kebutuhan individu setiap siswa.
treat as an individual
menganggap seseorang sebagai pribadi yang unik daripada sekadar anggota kelompok
The manager makes an effort to treat every employee as an individual.
Manajer berupaya untuk memperlakukan setiap karyawan sebagai individu.
identify an individual
mengenali atau menetapkan identitas satu orang
The witness was unable to clearly identify an individual in the crowded station.
Saksi tidak mampu mengidentifikasi individu secara jelas di stasiun yang ramai tersebut.
Cultural Context
Paradoks Individu: Dari Suku Kolektif ke Era OtonomiThe Paradox of the Individual: From Collective Tribes to the Age of Autonomy
Etymology
Berasal dari bahasa Latin individuum, yang berarti 'tidak dapat dibagi', dari in- (tidak) + dividuus (dapat dibagi), dari dividere (membagi). Awalnya digunakan dalam konteks filosofis untuk menggambarkan entitas yang tidak dapat dibagi lebih lanjut tanpa kehilangan esensinya, kemudian berkembang pada abad ke-17 untuk merujuk pada satu manusia sebagai satu unit yang berbeda.