great
/ɡɹeɪt/
Kata great sangat serbaguna. Kata ini paling umum digunakan sebagai kata sifat yang berarti "sangat baik" atau "luar biasa". Kata ini dapat mendeskripsikan orang, benda, pengalaman, atau kualitas.
Secara umum, nada penggunaannya dianggap informal hingga netral. Anda dapat menggunakannya dalam hampir semua situasi, mulai dari percakapan santai hingga suasana yang sedikit lebih formal.
Great juga dapat digunakan sebagai kata benda, sering kali dalam frasa the great untuk merujuk pada orang terkenal atau penting (contohnya: Alexander the Great), atau dalam frasa seperti the great outdoors. Namun, penggunaan ini kurang umum dalam percakapan sehari-hari.
Terkadang, great dapat digunakan secara sarkastik, tetapi konteks dan nada bicara biasanya akan memperjelas hal tersebut.
💬Casual Conversation
Just got my student loan statement. This adulting thing is killing me.
Baru aja dapet rincian pinjaman kuliah gue. Sumpah, jadi orang dewasa itu bikin stres banget.
Oh, that's great. So you'll be home early tonight for the stream?
Oh, bagus deh. Jadi lu bakal pulang cepet malem ini buat streaming?
Meanings
memiliki cakupan, jumlah, atau intensitas yang jauh di atas normal atau rata-rata
"The project required a great deal of effort to complete."
berukuran mengesankan; besar
"A great wall stood between the two cities."
memiliki keterampilan, kualitas, atau kepentingan yang luar biasa; terkemuka
"Alexander the Great is one of history's most famous conquerors."
sangat baik; luar biasa
"We had a great time at the party last night."
Collocations & Compounds
great deal
jumlah yang besar
great expectation
harapan besar bahwa sesuatu yang positif akan terjadi
great detail
secara mendalam dan menyeluruh
great success
pencapaian dengan skala yang signifikan
great extent
sampai tingkat yang besar
Idioms & Sayings
great minds think alike
orang pintar sering kali memiliki ide yang sama
the great outdoors
alam terbuka, terutama untuk kegiatan rekreasi
Cultural Context
The Great Gatsby: Sebuah Studi tentang Impian Amerika
Karya agung F. Scott Fitzgerald, The Great Gatsby, menggunakan kata great bukan sekadar sebagai kata sifat untuk kualitas, melainkan sebagai bentuk ironi yang tajam dan komentar sosial mengenai hakikat identitas. Jay Gatsby digambarkan sebagai sosok yang great karena kekayaannya yang melimpah, pesta-pestanya yang mewah, serta skala ambisinya yang luar biasa. Namun, kehebatan ini hanyalah sebuah fasad yang disusun dengan cermat—sebuah pertunjukan yang dirancang untuk memenangkan kembali hati Daisy Buchanan dan menghapus asal-usulnya yang sederhana.
Tragedi dalam novel ini terletak pada celah antara persepsi tentang kebesaran persona Gatsby dengan kenyataan jiwanya yang rapuh. Di mata kaum elit old money seperti Tom Buchanan, jenis kehebatan Gatsby dianggap kasar dan palsu karena dibeli dengan uang baru dan bisnis penyelundupan alkohol ilegal. Bagi mereka, status sejati adalah warisan, bukan sesuatu yang dicapai melalui kemauan atau usaha keras semata.
Secara psikologis, Gatsby mewakili inti dari Impian Amerika: keyakinan bahwa setiap individu, terlepas dari kelahiran mereka, dapat menciptakan kembali diri mereka menjadi sesuatu yang great melalui kegigihan dan keinginan. Namun, Fitzgerald menunjukkan bahwa pengejaran ini adalah ilusi yang berbahaya. Obsesi Gatsby terhadap masa lalu—upayanya untuk mengulangi masa itu—mengubah kehebatannya menjadi hantu yang menghantui. 'Lampu hijau' di ujung dermaga Daisy melambangkan tujuan yang tidak tercapai ini; tak peduli seberapa besar kekayaannya, ia tidak akan pernah benar-benar bisa menjembatani jarak antara siapa dirinya dahulu dan ingin menjadi siapa ia sekarang.
Pada akhirnya, novel ini mengajak kita bertanya apa yang sebenarnya membuat seseorang menjadi great. Apakah itu akumulasi kekuasaan dan harta benda, ataukah kapasitas untuk berharap dan kesetiaan? Meskipun hidup Gatsby berakhir dalam tragedi, 'kehebatannya' bisa dibilang berasal dari bakat luar biasanya dalam berharap—sebuah kemurnian semangat yang membedakannya dari orang-orang sinis dan hampa di sekelilingnya. Dalam pengertian ini, ia memang great, bukan karena uangnya, tetapi karena kapasitasnya untuk bermimpi dalam skala yang tidak bisa dibayangkan oleh orang lain.