decibel
decibel adalah satuan logaritmik yang digunakan untuk mengukur intensitas suara atau tingkat daya sinyal listrik. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk memahami bahwa decibel tidak bekerja secara linear. Artinya, peningkatan jumlah desibel tidak berarti peningkatan volume secara proporsional sederhana; misalnya, kenaikan 3 desibel secara kasar melipatgandakan daya suara, sementara kenaikan 10 desibel sering kali dipersepsikan oleh telinga manusia sebagai suara yang dua kali lebih keras.
Konteks Penggunaan
Dalam percakapan sehari-hari, kata ini paling sering muncul saat membahas kebisingan atau kualitas audio. Penggunaannya biasanya merujuk pada ambang batas pendengaran manusia sebagai titik nol. Contohnya, suara bisikan mungkin berada di sekitar 30 decibels, sedangkan suara mesin jet bisa mencapai 140 decibels.
Benar: "Tingkat kebisingan di konser itu mencapai 110 desibel."
Salah: "Suaranya sangat desibel." (Kata ini adalah satuan ukuran, bukan kata sifat untuk menggambarkan kerasnya suara).
Perbedaan Teknis
Perlu diperhatikan perbedaan antara decibel (dB) secara umum dengan variasi spesifik seperti decibel-milliwatts (dBm) atau decibel-full scale (dBFS) yang digunakan dalam teknik audio dan telekomunikasi. Meskipun semuanya menggunakan basis logaritmik yang sama, titik referensi yang digunakan berbeda. Dalam konteks umum, cukup gunakan decibel untuk merujuk pada intensitas suara.
Meanings
Satuan logaritmik yang digunakan untuk menyatakan rasio satu daya atau intensitas terhadap yang lain, paling umum digunakan untuk mengukur intensitas suara
"The noise level in the factory reached 90 decibels."
Tingkat kebisingan di pabrik mencapai 90 desibel.