voltage
voltage merujuk pada tekanan listrik yang mendorong arus listrik mengalir melalui sebuah penghantar. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini paling tepat diterjemahkan sebagai "tegangan". Penting bagi pembelajar untuk memahami bahwa meskipun kata "tegangan" dalam bahasa Indonesia sering dikaitkan dengan stres atau tekanan fisik (seperti tali yang tegang), dalam konteks kelistrikan, voltage adalah istilah teknis yang spesifik.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Dalam bahasa Inggris, voltage sering dibedakan dari current (arus) dan resistance (hambatan). Kesalahan umum bagi penutur bahasa Indonesia adalah menggunakan kata "listrik" secara umum untuk merujuk pada voltage. Sebagai contoh, mengatakan "listriknya terlalu tinggi" bisa bermakna ambigu, sedangkan menggunakan voltage secara spesifik merujuk pada besaran potensial listriknya.
Benar: The voltage is too high (Tegangannya terlalu tinggi)
Kurang Tepat: The electricity is too high (Listriknya terlalu tinggi)
Konteks Teknis dan Praktis
Kata ini digunakan baik dalam situasi formal ilmiah maupun percakapan sehari-hari mengenai perangkat elektronik. Misalnya, saat membicarakan spesifikasi pengisi daya ponsel atau daya listrik rumah tangga. Secara tata bahasa, voltage adalah kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak voltages kecuali jika merujuk pada berbagai tingkat tegangan yang berbeda dalam sebuah studi teknis.
Contoh: High voltage (Tegangan tinggi)
Contoh: Low voltage (Tegangan rendah)
Used to describe the general property of electrical potential, such as when discussing the voltage of a power grid.
Meanings
Perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam suatu rangkaian
"The battery provides a constant voltage of 12 volts."
Baterai tersebut memberikan tegangan konstan sebesar 12 volt.