stone
/stɐʉn/
Kata ini membangkitkan kesan keabadian, kekerasan, dan rasa dingin. Saat merujuk pada material, kata ini mengacu pada sesuatu yang kokoh dan tak lekang oleh waktu, yang sering kali dikontraskan dengan kayu atau logam dalam konteks arsitektur. Dalam bentuk yang lebih kecil (seperti kerikil), konotasinya bergeser ke arah alam dan interaksi fisik, seperti aktivitas melempar batu di atas air. Sebagai kata kerja yang berkaitan dengan kekerasan, kata ini membawa beban sejarah dan alkitabiah yang berat, yang menyiratkan hukuman kolektif yang primitif. Namun, dalam konteks kuliner, penggunaannya murni bersifat fungsional dan teknis. Satuan pengukuran Inggris ini khusus digunakan untuk berat badan manusia dan terasa lebih tradisional atau kolokial dibandingkan dengan ketepatan ilmiah dari kilogram.
Countable when referring to a distinct pebble you can throw or the hard seed inside a peach. Uncountable when describing the general building material used to construct a castle wall.
Meanings
Materi mineral non-logam yang keras dan padat yang membentuk batuan
"The castle walls were built from heavy grey stone."
Tembok kastel itu dibangun dari batu abu-abu yang berat.
Kepingan batu kecil yang ditemukan di tanah
"He skipped a flat stone across the surface of the pond."
Dia melemparkan batu pipih hingga memantul di permukaan kolam.
Biji keras di dalam buah tertentu, seperti persik atau ceri
"Be careful not to swallow the olive stone."
Hati-hati jangan sampai menelan biji zaitun.
Satuan berat Inggris yang setara dengan 14 pon
"She weighs ten stone and a half."
Berat badannya sepuluh setengah `stone`.
Melemparkan batu ke seseorang atau sesuatu
"The angry crowd began to stone the statue in the square."
Kerumunan yang marah mulai melempari patung di alun-alun dengan batu.
Mengeluarkan biji dari buah
"You need to stone the cherries before putting them in the tart."
Anda perlu membuang biji ceri sebelum memasukkannya ke dalam tart.