divine
/dɪˈvaɪn/
Saat digunakan sebagai kata sifat yang berkaitan dengan ketuhanan, kata ini membawa nuansa kesucian dan transendensi. Kata ini jauh lebih formal daripada holy (suci) dan sering kali menyiratkan tingkatan eksistensi yang lebih tinggi atau sumber otoritas tertinggi.
Dalam konteks kasual atau sensorik, kata ini menggambarkan sesuatu yang memberikan kenikmatan luar biasa. Penggunaan ini sering kali bersifat hiperbolis dan sedikit canggih; menyebut sebuah hidangan sebagai divine (sangat lezat) menunjukkan pengalaman kemewahan atau kesempurnaan yang melampaui hal-hal biasa.
Sebagai kata kerja, kata ini membangkitkan rasa misteri dan pengetahuan tersembunyi. Berbeda dengan predicting (memprediksi) yang bisa didasarkan pada data, divining (meramal) menyiratkan adanya hubungan mistis, lompatan intuitif, atau penggunaan alat supernatural untuk mengungkap sesuatu yang tidak terlihat.
Meanings
Berhubungan dengan, berasal dari, atau menyerupai Tuhan atau dewa
"The temple was built to honor the divine presence."
Kuil itu dibangun untuk menghormati kehadiran ilahiah.
Sangat menyenangkan; terasa seperti di surga
"This chocolate cake tastes absolutely divine."
Kue cokelat ini rasanya benar-benar lezat.
Menemukan sesuatu melalui intuisi atau sarana supernatural; memprediksi
"She attempted to divine the future from the patterns of the tea leaves."
Dia mencoba meramal masa depan dari pola daun teh.