D
Dicread
HomeDictionaryIimpertinence

impertinence

kelancangan / ketidakrelevanan
Noun
pl: impertinences

impertinence memiliki dua nuansa makna yang sangat berbeda, sehingga penggunaannya harus diperhatikan dengan saksama agar tidak terjadi kesalahpahaman. Makna yang paling umum adalah perilaku yang tidak sopan, kurang ajar, atau kelancangan. Dalam konteks ini, impertinence menggambarkan tindakan atau ucapan yang melampaui batas norma kesopanan, terutama ketika seseorang berbicara kepada orang yang lebih tua atau memiliki otoritas lebih tinggi.

Berbeda dengan rudeness yang bersifat umum dan bisa terjadi antar siapa saja, impertinence lebih menekankan pada aspek "ketidaktahuan diri" atau sikap yang terlalu berani dalam cara yang tidak pantas. Sebagai contoh, seorang karyawan yang memotong pembicaraan bosnya dengan nada meremehkan dapat dianggap melakukan impertinence.

Nuansa Makna dan Perbedaan Kontekstual

Selain makna kelancangan, kata ini juga digunakan dalam konteks formal atau hukum untuk merujuk pada ketidakrelevanan. Dalam situasi ini, impertinence berarti sesuatu yang tidak berkaitan dengan pokok permasalahan yang sedang dibahas. Hal ini sering ditemukan dalam dokumen legal atau prosedur pengadilan ketika sebuah bukti atau pernyataan dianggap tidak memiliki hubungan dengan kasus yang sedang disidangkan.

Kelancangan: His impertinence was shocking to the teacher. (Kelancangannya sangat mengejutkan sang guru.)
Ketidakrelevanan: The lawyer's objection was based on the impertinence of the witness's statement. (Keberatan pengacara tersebut didasarkan pada ketidakrelevanan pernyataan saksi.)

Perbandingan dengan Kata Serupa

Penting untuk membedakan impertinence dengan insolence. Meskipun keduanya berarti tidak sopan, insolence memiliki konotasi yang lebih kuat, yaitu sikap angkuh atau penghinaan yang disengaja untuk merendahkan orang lain. Sementara itu, impertinence bisa jadi muncul karena kurangnya penilaian sosial atau sikap terlalu santai yang tidak pada tempatnya.

Secara tata bahasa, impertinence adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun). Oleh karena itu, kata ini tidak menggunakan artikel a atau an di depannya kecuali jika diikuti oleh kata sifat yang menspesifikasikan jenis kelancangan tersebut.

Meanings

Nounkelancangan

Kurangnya rasa hormat atau kekasaran, terutama saat berbicara kepada seseorang yang memiliki posisi otoritas

The student was punished for his sheer impertinence during the lecture.

Siswa itu dihukum karena kelancangannya yang luar biasa selama kuliah.

Nounketidakrelevanan

Sesuatu yang tidak relevan atau tidak berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas

The judge dismissed the witness's testimony as an impertinence to the case.

Hakim mengabaikan kesaksian saksi karena dianggap sebagai ketidakrelevanan terhadap kasus tersebut.

Related Words

Last Updated: June 21, 2026Report an Error