impertinent
Kata impertinent memiliki dua nuansa makna yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya, yang sering kali membingungkan bagi penutur bahasa Indonesia. Makna pertama berkaitan dengan perilaku sosial, yaitu sikap yang kurang ajar atau tidak sopan. Dalam konteks ini, impertinent menggambarkan seseorang yang melampaui batas kesopanan, terutama ketika berbicara kepada orang yang lebih tua atau memiliki posisi otoritas lebih tinggi. Hal ini mirip dengan kata insolent, namun impertinent terkadang bisa terasa sedikit lebih ringan atau merujuk pada rasa ingin tahu yang terlalu mencampuri urusan orang lain.
Contoh penggunaan:
an impertinent question (pertanyaan yang kurang ajar)
He was punished for his impertinent remarks (Dia dihukum karena ucapan-ucapannya yang kurang ajar)
Perbedaan Makna dan Jebakan Terjemahan
Nuansa kedua dari impertinent adalah makna formal yang berarti tidak relevan atau tidak berhubungan dengan topik yang sedang dibahas. Dalam konteks hukum atau diskusi formal, kata ini digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu informasi tidak memiliki kaitan logis dengan masalah utama. Penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk tidak selalu menerjemahkan kata ini sebagai "kurang ajar", karena dalam dokumen legal atau debat formal, maknanya bergeser sepenuhnya menjadi "tidak relevan".
Perbandingan dengan kata lain:
irrelevant adalah sinonim yang lebih umum untuk makna "tidak relevan". Namun, impertinent sering digunakan dalam terminologi hukum yang lebih kaku.
rude adalah istilah umum untuk "kasar", sedangkan impertinent secara spesifik menekankan pada pelanggaran hierarki atau batas kesopanan.
Konteks Penggunaan
Penggunaan kata ini sangat bergantung pada situasi. Jika Anda berada dalam lingkungan profesional atau akademis dan mendengar kata ini dalam konteks bukti atau argumen, maka maknanya adalah tidak relevan. Sebaliknya, jika kata ini digunakan untuk mendeskripsikan perilaku seseorang, maka maknanya adalah kurang ajar.
❌ Salah: The evidence is impertinent to the case (diterjemahkan menjadi: Bukti itu kurang ajar terhadap kasus tersebut)
✅ Benar: The evidence is impertinent to the case (Bukti itu tidak relevan dengan kasus tersebut)
Meanings
Menunjukkan kurangnya rasa hormat dan kekasaran, terutama terhadap seseorang yang memiliki otoritas lebih tinggi
The student was punished for making impertinent remarks to the principal.
Siswa itu dihukum karena memberikan komentar yang kurang ajar kepada kepala sekolah.
Tidak tepat atau tidak berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas; tidak berhubungan
The lawyer argued that the witness's testimony was impertinent to the case.
Pengacara itu berargumen bahwa kesaksian saksi tersebut tidak relevan dengan kasusnya.