flout
Kata flout memiliki nuansa yang jauh lebih kuat daripada sekadar melanggar aturan. Kata ini tidak hanya berarti tidak mematuhi, tetapi secara sengaja menunjukkan sikap tidak hormat, meremehkan, atau bahkan mengejek aturan tersebut. Jika seseorang flout sebuah hukum, mereka melakukannya secara terbuka dan tanpa rasa takut atau malu, seolah-olah aturan itu tidak berlaku bagi mereka atau tidak layak untuk dipatuhi.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan flout dari kata-kata seperti break atau ignore:
break: Ini adalah istilah umum untuk melanggar aturan. Seseorang bisa break a law karena tidak sengaja, karena terpaksa, atau secara rahasia. Namun, flout selalu melibatkan unsur kesengajaan dan sikap angkuh.
ignore: Berarti mengabaikan atau tidak mempedulikan. Seseorang mungkin ignore sebuah tanda peringatan karena tidak melihatnya, tetapi flout berarti mereka melihat tanda tersebut dan dengan sengaja memilih untuk melanggarnya sebagai bentuk pembangkangan.
Contoh perbandingan:
Penggunaan break: He broke the speed limit (Dia melanggar batas kecepatan — bisa jadi karena terburu-buru atau tidak sadar).
Penggunaan flout: He flouted the speed limit by racing through the school zone (Dia mengabaikan batas kecepatan dengan balapan di zona sekolah — menunjukkan sikap tidak hormat terhadap keselamatan orang lain).
Konteks Penggunaan dan Kesalahan Umum
Dalam bahasa Indonesia, flout sering diterjemahkan sebagai "mengabaikan" atau "menyepelekan". Namun, pembelajar harus berhati-hati agar tidak menggunakannya dalam konteks pengabaian yang pasif. Flout selalu bersifat aktif dan provokatif.
Benar: The company flouted environmental regulations to maximize profit (Perusahaan tersebut secara terbuka mengabaikan peraturan lingkungan demi memaksimalkan keuntungan).
Salah: I flouted the email from my boss (Saya mengabaikan surel dari bos saya — dalam konteks ini, gunakan ignored karena mengabaikan pesan bukan merupakan bentuk pembangkangan terhadap hukum atau konvensi sosial).
Secara tata bahasa, flout adalah kata kerja transitif, yang berarti ia selalu membutuhkan objek langsung (seperti law, rule, convention, atau authority) untuk melengkapi maknanya.
Meanings
Secara terbuka mengabaikan aturan, hukum, atau konvensi dengan cara yang menunjukkan kurangnya rasa hormat
The company continued to flout safety regulations despite multiple warnings.
Perusahaan tersebut terus mengabaikan peraturan keselamatan meskipun telah menerima banyak peringatan.