dark
/dɑːk/
Istilah ini berfungsi sebagai deskriptor utama untuk ketiadaan cahaya, yang menciptakan pengalaman sensorik berupa ketidakmampuan untuk melihat atau rasa ketidakpastian. Secara harfiah, kata ini menentukan batas di mana penglihatan gagal dan indra lainnya harus menggantikan kurangnya foton. Di luar cahaya fisik, kata ini meluas ke spektrum emosional dan moral untuk menggambarkan aspek terberat dari psikologi manusia. Kata ini mencirikan tema keputusasaan, rahasia, atau niat jahat, bergeser dari pengamatan visual menjadi keadaan psikologis yang suram atau jahat.
Meanings
Memiliki sedikit atau tidak ada cahaya; berwarna pekat; atau bersifat menyeramkan
"The room was too dark to read in."
Ruangan itu terlalu gelap untuk membaca.
Examples
It is getting too dark to see the trail.
Sudah terlalu gelap untuk melihat jalan setapak.
God, why is it so dark in this basement?
Ya Tuhan, kenapa di ruang bawah tanah ini gelap sekali?
I prefer a dark roast for my morning coffee.
Aku lebih suka panggangan gelap untuk kopi pagiku.
Look, your dark hair looks amazing in this light.
Lihat, rambut gelapmu terlihat luar biasa di bawah cahaya ini.
This movie is way too dark for a kids party.
Film ini terlalu gelap untuk pesta anak-anak.
Stop it, your sense of humor is just too dark.
Hentikan, selera humormu itu terlalu gelap.
I cannot find the keys in the dark.
Aku tidak bisa menemukan kuncinya dalam kegelapan.
I just can't handle the dark in this house.
Aku benar-benar tidak tahan dengan kegelapan di rumah ini.