D
Dicread
HomeDictionaryDdroop

droop

layu / membuat terkulai / terkulai / kelayuan
Intransitive VerbTransitive VerbNoun
pl: droopspast: droopedpp: droopeding: drooping

Kata droop secara mendasar menggambarkan gerakan turun atau membengkok ke bawah akibat hilangnya ketegangan, kekuatan, atau dukungan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki nuansa yang berbeda tergantung pada objek yang dijelaskan, apakah itu benda fisik, tanaman, atau kondisi emosional manusia.

Nuansa Penggunaan Fisik dan Biologis

Saat digunakan untuk tanaman, droop diterjemahkan sebagai layu. Ini merujuk pada kondisi fisik di mana batang atau daun tidak lagi mampu berdiri tegak karena kekurangan air atau panas ekstrem. Perlu diperhatikan bahwa droop lebih menekankan pada aspek visual "terkulai" atau "membengkok ke bawah", berbeda dengan wither yang lebih menekankan pada proses pengeringan dan kematian jaringan tanaman.

Contoh: The flowers drooped in the heat (Bunga-bunga itu mulai layu di bawah panas musim panas yang terik).

Dalam konteks anatomi manusia, droop sering digunakan untuk menggambarkan bagian tubuh yang menggantung lunglai, seperti kelopak mata atau bahu. Hal ini sering kali menjadi indikator fisik dari kelelahan atau usia.

Contoh: His shoulders drooped with disappointment (Bahunya tampak terkulai saat dia menerima kabar buruk itu).

Nuansa Psikologis dan Metaforis

Secara metaforis, droop menggambarkan penurunan semangat, energi, atau moral. Ketika seseorang merasa depresi atau sangat lelah, mereka dikatakan mengalami kondisi yang "terkulai". Dalam konteks ini, droop memiliki kemiripan makna dengan sag, namun droop lebih sering dikaitkan dengan hilangnya vitalitas atau semangat hidup, sementara sag lebih merujuk pada penurunan struktur fisik karena beban berat.

Perbedaan dengan Kata Serupa

Pengguna bahasa Indonesia perlu membedakan antara droop dengan beberapa kata bahasa Inggris lainnya yang mungkin memiliki terjemahan serupa dalam bahasa Indonesia:

droop vs wilting: Keduanya bisa berarti layu, tetapi wilting adalah istilah biologis yang lebih teknis untuk proses kehilangan turgor pada tanaman, sedangkan droop adalah deskripsi visual tentang posisi yang membengkok ke bawah.
droop vs slump: slump biasanya merujuk pada gerakan jatuh tiba-tiba ke posisi rendah (seperti terduduk lunglai), sedangkan droop adalah proses penurunan yang lebih lambat dan gradual.

Secara tata bahasa, droop dapat berfungsi sebagai kata kerja (verb) untuk menunjukkan aksi membengkok ke bawah atau membuat terkulai, serta sebagai kata benda (noun) untuk menggambarkan keadaan kelayuan itu sendiri.

Meanings

Intransitive Verblayu

Membengkok atau menggantung ke bawah dengan lunglai, biasanya karena kurang kekuatan, kelembapan, atau penyangga

The flowers began to droop in the intense summer heat.

Bunga-bunga itu mulai layu di bawah panas musim panas yang terik.

Transitive Verbmembuat terkulai
[~ something]

Menyebabkan sesuatu membengkok atau menggantung ke bawah

The heavy rain drooped the branches of the willow tree.

Hujan lebat membuat dahan pohon gandarusa itu terkulai.

Intransitive Verbterkulai

Kehilangan semangat atau energi; menjadi depresi atau kelelahan

His shoulders seemed to droop as he received the bad news.

Bahunya tampak terkulai saat dia menerima kabar buruk itu.

Nounkelayuan

Keadaan membengkok atau menggantung ke bawah

The slight droop of her eyelids gave her a sleepy appearance.

Sedikit kelayuan pada kelopak matanya memberinya penampilan yang mengantuk.

Related Words

Last Updated: May 2026Report an Error