criminal
/ˈkɹɪmənəl/
Istilah ini menjembatani celah antara status hukum dan penilaian moral. Sebagai kata benda, kata ini mengidentifikasi seseorang yang telah melakukan tindak pidana; sebagai kata sifat, kata ini menggambarkan tindakan atau sistem yang melanggar hukum.
Sementara kata offender sering digunakan dalam konteks klinis atau peradilan agar terdengar lebih netral, kata criminal membawa beban stigma sosial dan kesan permanen yang lebih berat. Kata ini menyiratkan adanya pelanggaran terhadap kontrak sosial.
Dalam percakapan santai, kata ini sering digunakan secara hiperbolis (contohnya, "Sangat buruk bagaimana mereka mematok harga kopi setinggi itu") untuk menggambarkan sesuatu yang terasa tidak adil atau sangat salah, meskipun tidak ada hukum nyata yang dilanggar.
Meanings
Seseorang yang telah melakukan tindak pidana
"The police are searching for the criminal who robbed the bank."
Polisi sedang mencari kriminal yang merampok bank tersebut.
Berkaitan dengan kejahatan atau sistem hukum yang menanganinya
"The defendant faced several criminal charges in court."
Terdakwa menghadapi beberapa tuntutan pidana di pengadilan.
Sesuatu yang ilegal atau merupakan suatu tindak pidana
"It is criminal to drive under the influence of alcohol."
Adalah tindakan melawan hukum untuk mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Sangat buruk, mengejutkan, atau sangat disayangkan
"It would be criminal to waste such a beautiful day indoors."
Akan sangat disayangkan jika menyia-nyiakan hari yang indah ini di dalam ruangan.