concurrence
Kata concurrence memiliki beberapa nuansa makna yang berbeda tergantung pada konteksnya, yang sering kali diterjemahkan menjadi istilah yang serupa dalam bahasa Indonesia namun memiliki fungsi konseptual yang berbeda dalam bahasa Inggris.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Dalam konteks formal atau hukum, concurrence merujuk pada sebuah kesepakatan atau persetujuan resmi. Kata ini lebih berat dan lebih formal daripada agreement. Jika agreement bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari, concurrence biasanya muncul dalam dokumen legal, keputusan pengadilan, atau rapat resmi organisasi. Contohnya, ketika seorang hakim setuju dengan keputusan hakim lain, hal ini disebut sebagai concurrence.
Di sisi lain, concurrence juga digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi secara bersamaan atau kebetulan bersamaan. Dalam konteks ini, kata tersebut tidak menyiratkan adanya kesepakatan antarmanusia, melainkan sinkronisasi waktu antara dua atau lebih kejadian. Perbedaan ini sangat krusial; satu sisi berkaitan dengan kehendak (persetujuan), sementara sisi lain berkaitan dengan waktu (kebetulan bersamaan).
Perbandingan dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan concurrence dengan coincidence. Meskipun keduanya bisa berarti sesuatu yang terjadi bersamaan, coincidence cenderung menekankan pada aspek kebetulan yang mengejutkan atau tidak terduga. Sementara itu, concurrence lebih bersifat netral dan sering digunakan dalam analisis teknis atau formal untuk menunjukkan bahwa dua faktor terjadi pada saat yang sama dan saling memengaruhi.
concurrence: Menekankan pada fakta bahwa peristiwa terjadi bersamaan (sering kali dalam konteks penyebab atau hukum).
coincidence: Menekankan pada aspek kebetulan yang aneh atau tidak disengaja.
Catatan Tata Bahasa
Kata ini adalah kata benda (noun) yang tidak dapat dihitung (uncountable) ketika merujuk pada konsep persetujuan atau kebetulan bersamaan secara umum. Namun, dalam konteks hukum spesifik (seperti pendapat hakim yang setuju), kata ini bisa menjadi kata benda yang dapat dihitung (countable).
Benar: The concurrence of these two factors led to the crisis. (Kebetulan bersamaannya dua faktor ini menyebabkan krisis tersebut.)
Benar: The judge wrote a concurrence. (Hakim tersebut menulis sebuah persetujuan resmi.)
Meanings
Tindakan setuju dengan seseorang atau sesuatu
The board reached a concurrence of opinion regarding the new policy.
Dewan mencapai kesepakatan pendapat mengenai kebijakan baru tersebut.
Kenyataan bahwa dua atau lebih peristiwa terjadi pada waktu yang sama
The concurrence of the economic crisis and the pandemic created a perfect storm.
Kebetulan bersamaannya krisis ekonomi dan pandemi menciptakan badai yang sempurna.
Persetujuan atau izin resmi agar sesuatu dapat terjadi
The project cannot proceed without the concurrence of the local government.
Proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan tanpa persetujuan resmi dari pemerintah daerah.