alcohol
/ˈæl.kə.hɒl/
Dalam konteks kimia atau medis, kata ini merujuk pada zat murni—cairan bening berbau tajam yang digunakan untuk sterilisasi atau sebagai pelarut. Dalam penggunaan ini, kata tersebut membawa konotasi klinis dan steril.
Dalam konteks sosial atau gaya hidup, kata ini merupakan istilah kolektif untuk semua minuman yang memabukkan. Dalam penggunaan ini, sering kali terdapat penekanan pada peringatan, kekhawatiran kesehatan, atau regulasi sosial (misalnya, 'penyalahgunaan minuman beralkohol' atau 'hukum minuman beralkohol').
Berbeda dengan liquor yang secara spesifik merujuk pada minuman keras hasil distilasi, alcohol adalah istilah payung yang lebih luas yang mencakup segalanya, mulai dari bir dengan kadar rendah hingga vodka dengan kadar tinggi.
Uncountable when referring to the chemical substance or drinks in general ('Alcohol is banned on campus'). Countable when discussing specific types of alcohols, such as methanol and ethanol, in a chemistry context.
Meanings
Cairan mudah terbakar, tidak berwarna, dan menguap yang merupakan bahan memabukkan dalam minuman keras atau digunakan sebagai pelarut
"The doctor cleaned the wound with surgical alcohol."
Dokter membersihkan luka tersebut dengan alkohol bedah.
Minuman seperti bir, anggur, atau minuman keras yang mengandung etanol
"He decided to stop drinking alcohol for a month to improve his health."
Dia memutuskan untuk berhenti minum minuman beralkohol selama sebulan untuk meningkatkan kesehatannya.