bottle
/ˈbɑ.təl/
Citra utamanya adalah tentang penampungan dan pembatasan. Sebagai objek fisik, kata ini merujuk pada wadah tertutup yang mudah dibawa dan dirancang untuk menjaga cairan tetap aman.
Saat digunakan sebagai kata kerja untuk emosi, nuansanya berubah menjadi tekanan internal yang menekan. Hal ini menunjukkan tindakan sengaja untuk menutup rapat perasaan, sehingga menciptakan ketegangan yang terasa seolah-olah pada akhirnya akan 'meledak', mirip dengan minuman berkarbonasi yang bertekanan tinggi.
Dalam bahasa gaul Inggris Britania, bottle juga membawa konotasi keberanian (contohnya, to lose one's bottle), meskipun makna intinya tetap terikat pada ide tentang mengendalikan kegugupan seseorang.
Countable when referring to the physical container itself. Uncountable when referring to the liquid contained within, such as saying I drank half a bottle of wine.
Meanings
Wadah, biasanya terbuat dari kaca atau plastik, dengan leher sempit, yang digunakan untuk menyimpan cairan
"She drank a whole bottle of water after the race."
Dia meminum sebotol penuh air setelah balapan.
Memasukkan cairan ke dalam botol
"The winery bottles its reserve vintage by hand."
Kilang anggur tersebut membotolkan anggur vintage simpanannya secara manual.
Menekan atau menyembunyikan emosi, terutama kemarahan atau kesedihan
"It is unhealthy to bottle up your emotions for too long."
Tidak sehat untuk memendam emosi Anda terlalu lama.