dependence
Kata dependence secara umum merujuk pada kondisi di mana seseorang atau sesuatu tidak dapat berfungsi, bertahan hidup, atau ada tanpa bantuan pihak lain. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling sering diterjemahkan sebagai "ketergantungan". Nuansanya bisa bersifat netral, seperti ketergantungan anak pada orang tua, namun bisa juga bermakna negatif, terutama dalam konteks medis atau psikologis seperti kecanduan zat terlarang.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Dalam konteks teknis, statistik, atau ilmu komputer, dependence diterjemahkan sebagai "dependensi". Di sini, maknanya bergeser dari sekadar "butuh bantuan" menjadi hubungan struktural atau logis di mana satu elemen ditentukan oleh elemen lainnya. Penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan antara dependence (keadaan tergantung) dan dependency (hal yang menjadi sandaran/ketergantungan). Meskipun keduanya sering digunakan secara bergantian, dependency lebih sering muncul dalam konteks teknis atau administratif.
Perlu diperhatikan perbedaan antara dependence dengan reliance. Sementara dependence sering kali menyiratkan ketidakmampuan untuk berdiri sendiri (kurang mandiri), reliance lebih menekankan pada tindakan mempercayai atau mengandalkan sesuatu karena dianggap handal, meskipun orang tersebut sebenarnya mampu berdiri sendiri.
Contoh penggunaan yang tepat: drug dependence (ketergantungan obat/kecanduan).
Contoh penggunaan yang tepat: economic dependence (ketergantungan ekonomi).
Kekeliruan Umum dan Jebakan Terjemahan
Salah satu jebakan bagi penutur bahasa Indonesia adalah menganggap semua bentuk "ketergantungan" dapat diterjemahkan sebagai dependence. Jika konteksnya adalah rasa percaya yang mendalam terhadap seseorang, kata trust atau reliance jauh lebih tepat daripada dependence, karena dependence cenderung membawa konotasi kelemahan atau kurangnya otonomi.
Selain itu, hindari penggunaan kata ini untuk menggambarkan hubungan yang saling menguntungkan secara setara. Untuk hubungan timbal balik, gunakan istilah interdependence (saling ketergantungan), bukan sekadar dependence yang bersifat satu arah.
Secara tata bahasa, dependence adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun) ketika merujuk pada keadaan umum, namun dapat menjadi terhitung (countable) dalam konteks teknis tertentu saat merujuk pada jenis-jenis dependensi yang spesifik.
Uncountable when describing the general state of being reliant (economic dependence). Countable when referring to specific types or instances of reliance (several different dependencies in a software project).
Meanings
Keadaan mengandalkan atau dikendalikan oleh orang atau sesuatu yang lain
His dependence on his parents lasted well into his thirties.
Ketergantungannya pada orang tuanya berlangsung hingga ia memasuki usia tiga puluhan.
Hubungan sebab-akibat di mana satu variabel ditentukan oleh variabel lainnya
The study examines the dependence of crop yield on rainfall.
Studi tersebut menguji dependensi hasil panen terhadap curah hujan.