adjudication
adjudication memiliki dua nuansa makna yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya, yaitu konteks hukum dan konteks kompetisi. Dalam ranah hukum, kata ini merujuk pada proses formal di mana seorang hakim atau otoritas berwenang memberikan putusan resmi untuk menyelesaikan sengketa. Dalam bahasa Indonesia, istilah yang paling tepat untuk konteks ini adalah "ajudikasi".
Sementara itu, dalam konteks non-hukum seperti perlombaan atau festival seni, adjudication merujuk pada proses penilaian oleh juri untuk menentukan pemenang. Dalam situasi ini, kata tersebut diterjemahkan sebagai "penjurian". Kesalahan umum bagi pembelajar bahasa Inggris adalah menggunakan kata ini secara bergantian tanpa memperhatikan apakah situasinya bersifat legal atau kompetitif.
Perbedaan Nuansa dan Konteks
Penggunaan adjudication dalam konteks hukum membawa kesan otoritas, ketegasan, dan kepatuhan terhadap prosedur hukum yang baku. Sebaliknya, dalam konteks penjurian, fokusnya adalah pada evaluasi kualitas, estetika, atau performa berdasarkan kriteria tertentu.
Konteks Hukum (Ajudikasi): Digunakan saat membahas sengketa kontrak, klaim asuransi, atau kasus pengadilan. Contoh: The adjudication of the dispute took several months (Ajudikasi sengketa tersebut memakan waktu beberapa bulan).
Konteks Kompetisi (Penjurian): Digunakan dalam acara seperti kompetisi musik atau debat. Contoh: The adjudication process for the choir competition was rigorous (Proses penjurian untuk kompetisi paduan suara tersebut sangat ketat).
Kekeliruan Terjemahan dan Padanan Kata
Pembelajar sering kali terjebak dengan menerjemahkan semua bentuk adjudication sebagai "keputusan" atau "penilaian". Meskipun secara umum benar, hal ini menghilangkan nuansa formalitas yang melekat pada kata tersebut. Dalam bahasa Indonesia, "ajudikasi" adalah istilah teknis hukum yang spesifik, sehingga menggunakannya dalam konteks lomba akan terdengar sangat aneh dan tidak alami.
Selain itu, perlu dibedakan antara adjudication dengan judgment. Meskipun keduanya berkaitan dengan keputusan, adjudication lebih menekankan pada proses hukum untuk mencapai keputusan tersebut, sedangkan judgment lebih merujuk pada hasil akhir atau putusan itu sendiri.
Catatan Tata Bahasa
Kata ini merupakan kata benda (noun) yang tidak dapat dihitung (uncountable) ketika merujuk pada proses secara umum, namun dapat menjadi kata benda yang dapat dihitung (countable) ketika merujuk pada kasus atau putusan spesifik yang terjadi.
Meanings
Proses hukum dalam membuat keputusan atau putusan resmi mengenai suatu masalah atau perkara yang disengketakan
The case is currently awaiting final adjudication by the high court.
Kasus tersebut saat ini sedang menunggu ajudikasi akhir oleh pengadilan tinggi.
Tindakan bertindak sebagai juri dalam sebuah kompetisi atau kontes untuk menentukan pemenang
The adjudication of the dance competition took several hours due to the close scores.
Penjurian kompetisi tari tersebut memakan waktu beberapa jam karena skor yang sangat ketat.