marginal
Kata marginal memiliki nuansa makna yang bergeser tergantung pada konteksnya, mulai dari posisi fisik hingga nilai kepentingan. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan antara makna harfiah (posisi di tepi) dan makna kiasan (ketidakpentingan atau pengabaian).
Meanings
Terletak di tepi atau batas dari sesuatu yang lain
Kecil atau tidak signifikan sehingga tidak penting
Examples
Siswa itu menulis beberapa catatan pinggiran di tepi halaman tersebut.
Peningkatan efisiensinya sangat kecil dan tidak sebanding dengan biayanya.
The government provides support for marginal groups struggling with poverty.
Pemerintah memberikan dukungan bagi kelompok terpinggirkan yang berjuang melawan kemiskinan.
Collocations & Compounds
marginal area
Wilayah yang terletak di tepi atau batas dari suatu wilayah tertentu
marginal gain
Peningkatan kecil atau bertahap
Tim tersebut fokus untuk mencapai peningkatan kecepatan yang kecil demi memenangkan perlombaan.
marginalized group
Kelompok sosial yang terdorong ke pinggiran masyarakat
Kebijakan tersebut bertujuan untuk menyediakan sumber daya yang lebih baik bagi setiap kelompok terpinggirkan di kota ini.
marginal cost
Biaya untuk memproduksi satu unit tambahan suatu produk
Perusahaan menghitung biaya marginal untuk menentukan apakah peningkatan produksi layak dilakukan.
remain marginal
Terus menjadi tidak signifikan atau kecil
Meskipun ada kampanye pemasaran baru, pangsa pasar produk tersebut terus tetap kecil.
Idioms & Sayings
marginal gain
peningkatan kecil yang berkontribusi pada tujuan yang lebih besar
Atlet tersebut fokus pada peningkatan kecil dalam pola makannya untuk memangkas satu detik dari waktunya.
marginal utility
tambahan kepuasan yang diperoleh konsumen dari memiliki satu unit tambahan barang
Ekonom menggunakan utilitas marginal untuk menjelaskan mengapa potongan pizza pertama lebih memuaskan daripada potongan keempat.
Cultural Context
Revolusi Marginal dalam Pemikiran EkonomiThe Marginal Revolution in Economic Thought
Etymology
Berasal dari kata Latin margo, yang berarti tepi atau batas, yang masuk ke dalam bahasa Inggris Madya melalui bahasa Prancis Kuno marginalis.
Istilah ini awalnya merujuk pada ruang kosong di sekeliling halaman tertulis, yang kemudian berkembang untuk menggambarkan hal-hal yang terletak di pinggiran ruang fisik, hierarki sosial, atau nilai numerik.