D
Dicread
BerandaKamusSsubstantial

substantial

signifikan / kokoh / nyata

/səbˈstænʃəl/

Adjective
comp: more substantialsup: most substantial

Kata substantial memiliki cakupan makna yang luas dan sering kali membingungkan bagi penutur bahasa Indonesia karena dapat merujuk pada kuantitas, kualitas, maupun keberadaan fisik sesuatu. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang "cukup besar" atau "penting" sehingga tidak bisa diabaikan.

Nuansa Makna dan Penggunaan

Dalam konteks jumlah atau ukuran, substantial berarti jumlah yang besar atau signifikan. Ini berbeda dengan big atau large yang hanya merujuk pada ukuran fisik; substantial lebih menekankan pada dampak atau nilai dari jumlah tersebut. Misalnya, dalam kalimat a substantial amount of money, fokusnya bukan sekadar jumlah uangnya, melainkan bahwa jumlah tersebut cukup besar untuk memberikan pengaruh tertentu.

Dalam konteks fisik, substantial menggambarkan sesuatu yang kokoh, kuat, dan tahan lama. Jika Anda menyebut sebuah bangunan sebagai substantial, itu berarti bangunan tersebut terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi dan tidak mudah rusak. Hal ini berbeda dengan sturdy yang lebih menekankan pada kekokohan struktur secara umum.

Terakhir, dalam konteks abstrak atau hukum, substantial berarti nyata atau berwujud. Ini sering dibandingkan dengan tangible. Sesuatu yang substantial adalah sesuatu yang memiliki dasar yang kuat atau bukti yang nyata, bukan sekadar asumsi atau imajinasi.

Perbandingan dengan Kata Serupa

substantial vs significant: Meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai "signifikan", substantial lebih cenderung merujuk pada volume, ukuran, atau jumlah fisik yang besar, sedangkan significant lebih menekankan pada pentingnya makna atau dampak dari sesuatu tersebut.
substantial vs tangible: tangible secara harfiah berarti "dapat disentuh", sementara substantial dalam konteks ini berarti "memiliki substansi" atau "nyata".

Catatan Tata Bahasa

Kata ini berfungsi sebagai kata sifat (adjective). Perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Inggris, substantial tidak memiliki bentuk komparatif atau superlatif yang umum digunakan (seperti more substantial), meskipun secara tata bahasa dimungkinkan. Biasanya, kata ini digunakan untuk memberikan penekanan absolut pada kualitas atau jumlah sesuatu.

Meanings

Adjectivesignifikan

Memiliki kepentingan, ukuran, atau nilai yang cukup besar

The company made a substantial profit last quarter.

Adjectivekokoh

Dibangun dengan kuat atau terbuat dari bahan yang tangguh

They live in a substantial brick house on the edge of town.

Adjectivenyata

Berkaitan dengan bagian esensial dari sesuatu; benar-benar ada atau berwujud daripada sekadar imajinasi

The lawyer argued that there was no substantial evidence to support the claim.

Examples

The project required a substantial amount of funding to complete.

Proyek tersebut membutuhkan jumlah pendanaan yang signifikan untuk dapat diselesaikan.

The old warehouse was a substantial stone building.

Gudang tua itu adalah bangunan batu yang kokoh.

The court found no substantial difference between the two legal arguments.

Pengadilan tidak menemukan perbedaan nyata antara kedua argumen hukum tersebut.

Collocations & Compounds

substantial amount

Jumlah yang besar atau signifikan

Proyek tersebut membutuhkan jumlah pendanaan yang signifikan.

substantial progress

Kemajuan atau peningkatan yang signifikan dalam suatu tugas atau proyek

Kami telah membuat kemajuan yang signifikan pada perangkat lunak baru tersebut.

substantial increase

Kenaikan nilai atau jumlah yang besar dan nyata

Terjadi kenaikan yang signifikan dalam penjualan pada kuartal terakhir.

substantial meal

Makanan yang porsinya besar, mengenyangkan, dan memuaskan

Setelah pendakian panjang, kami menikmati makanan yang mengenyangkan.

substantial evidence

Bukti atau informasi yang cukup dan andal untuk mendukung suatu klaim atau argumen

Detektif itu menyajikan bukti nyata yang menghubungkan tersangka dengan kejahatan tersebut.

Cultural Context

Arsitektur Kekuasaan: Mengapa Struktur yang Kokoh Menentukan Sejarah
The Architecture of Power: Why Substantial Structures Define History

Sepanjang sejarah manusia, keinginan untuk memproyeksikan kekuasaan dan keabadian telah terwujud dalam penciptaan arsitektur yang kokoh.
Dari blok batu kapur kolosal di Piramida Agung Giza hingga beton bertulang pada monumen Brutalis, berat fisik dan daya tahan sebuah bangunan berfungsi sebagai representasi psikologis bagi stabilitas rezim yang membangunnya.
Ketika kita mendeskripsikan sebuah bangunan sebagai sesuatu yang kokoh, kita tidak sekadar mengomentari luas bangunannya, melainkan tentang persepsi keabadiannya.
Di Roma kuno, transisi dari kayu dan bata lumpur ke batu dan beton yang kokoh memungkinkan terciptanya Pantheon, sebuah struktur yang telah bertahan selama dua milenium.
Pergeseran ini bukan sekadar evolusi teknis; melainkan sebuah pernyataan politik.
Dinding yang kokoh melakukan lebih dari sekadar menopang atap; ia memberi sinyal kepada pengamat bahwa entitas di balik dinding tersebut terlalu kuat untuk digeser atau dihapus oleh waktu.
Di era modern, obsesi terhadap kekokohan ini bergeser ke arah gedung pencakar langit.
Kerangka baja pada abad ke-20 memungkinkan jenis kekokohan baruyang ditentukan oleh vertikalitas dan kekuatan industri.
Struktur-struktur ini menjadi katedral baru bagi perdagangan, di mana massa kaca dan baja yang masif merepresentasikan kekayaan signifikan dari korporasi global.
Bahkan saat ini, alam bawah sadar kita mengaitkan material yang berat dan kokoh dengan kepercayaan dan otoritas, membuktikan bahwa sifat fisik dari objek yang kokoh terus membentuk persepsi kita tentang hierarki sosial dan politik.

Etymology

Kata substantial berasal dari kata Latin substantia, yang berarti 'keberadaan, esensi, realitas, sosok, substansi'.

Kata ini masuk ke dalam bahasa Inggris Madya pada abad ke-14. Pada awalnya, kata ini terutama berkaitan dengan hal-hal yang memiliki substansi atau keberadaan nyata, sebagai lawan dari sesuatu yang imajiner atau ilusif. Seiring berjalannya waktu, maknanya meluas hingga mencakup konsep ukuran, kepentingan, dan jumlah.

Related Words

Terakhir Diperbarui: May 2026Laporkan Kesalahan