compliance
Istilah ini membawa beban otoritas dan tekanan eksternal yang kuat. Kata ini menggambarkan hubungan di mana satu pihak memiliki kekuasaan untuk menetapkan aturan dan pihak lainnya mengikuti aturan tersebut untuk menghindari hukuman atau konflik. Dalam konteks perusahaan atau hukum, istilah ini merupakan persyaratan teknis yang kaku, yang berfokus pada pemenuhan daftar periksa dan audit.
Dalam konteks sosial atau psikologis, istilah ini cenderung mengarah pada kepasifan. Jika ketaatan menyiratkan pilihan sadar untuk mengikuti perintah, kepatuhan sering kali menyiratkan penyerahan yang lebih mekanis atau enggan terhadap suatu permintaan atau standar. Ini adalah lawan kata dari pembangkangan atau perlawanan.
Uncountable when referring to the general state of following rules (compliance is mandatory). Countable when referring to specific instances of adhering to different sets of standards (the various compliances required for international trade).
Meanings
Tindakan menyesuaikan diri dengan aturan, seperti spesifikasi, kebijakan, standar, atau hukum
The company is in full compliance with environmental regulations.
Examples
Collocations & Compounds
regulatory compliance
Tindakan mematuhi hukum dan peraturan
Perusahaan tersebut menyewa konsultan untuk memastikan kepatuhan peraturan yang ketat.
full compliance
Kepatuhan sepenuhnya terhadap sekumpulan aturan
Fasilitas tersebut kini telah mencapai kepatuhan penuh terhadap standar keselamatan.
compliance officer
Orang yang bertanggung jawab untuk memastikan perusahaan mengikuti hukum
Petugas kepatuhan mengaudit catatan keuangan untuk mencari ketidaksesuaian.
ensure compliance
Memastikan bahwa aturan dipatuhi
Kebijakan baru tersebut dirancang untuk memastikan kepatuhan di semua departemen.
demand compliance
Menuntut agar seseorang mematuhi aturan
Pengawas terus menuntut kepatuhan terhadap aturan berpakaian.
Etymology
Berasal dari kata bahasa Prancis Kuno complir, yang berarti mengisi atau melengkapi, yang berakar dari bahasa Latin complere (com- berarti bersama dan plere berarti mengisi).
Istilah ini berkembang dari makna harfiah mengisi sebuah persyaratan menjadi makna hukum dan sosial, yaitu memenuhi kewajiban atau menunjukkan kepatuhan terhadap suatu perintah.