validation
Kata validation memiliki dua dimensi penggunaan yang sangat berbeda dalam bahasa Inggris: dimensi teknis dan dimensi psikologis. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan keduanya agar tidak terjadi kesalahan konteks dalam komunikasi.
Nuansa Teknis dan Prosedural
Dalam konteks teknis, validation merujuk pada proses pembuktian bahwa sesuatu itu benar, akurat, atau sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ini sering digunakan dalam bidang teknologi informasi, sains, dan manufaktur. Perbedaan utamanya dengan verification adalah bahwa verification memeriksa apakah produk dibuat dengan benar (sesuai spesifikasi), sedangkan validation memastikan bahwa produk yang dibuat adalah produk yang tepat untuk kebutuhan pengguna.
Contoh penggunaan: data validation (validasi data) untuk memastikan input pengguna benar.
Nuansa Psikologis dan Emosional
Dalam konteks hubungan antarmanusia, validation berarti mengakui bahwa perasaan, pikiran, atau pengalaman seseorang adalah sah dan dapat dimengerti. Ini bukan berarti Anda harus setuju dengan pendapat orang tersebut, melainkan mengakui hak mereka untuk merasakan hal tersebut. Dalam bahasa Indonesia, ini sering diterjemahkan sebagai pengakuan atau pembenaran emosional.
Contoh penggunaan: emotional validation (validasi emosional) ketika seseorang merasa didengarkan dan dipahami.
Kekeliruan Umum
Berhati-hatilah agar tidak menyamakan validation dengan justification. Sementara validation berfokus pada pengakuan keabsahan atau kebenaran, justification lebih berfokus pada pemberian alasan atau pembelaan mengapa sesuatu dilakukan. Menggunakan validation untuk membela tindakan yang salah akan terdengar tidak alami dalam bahasa Inggris.
Meanings
Tindakan memeriksa atau membuktikan keabsahan atau keakuratan sesuatu
Pengakuan atau penegasan bahwa perasaan atau pendapat seseorang adalah sah, berharga, atau dapat dimengerti
Proses menetapkan bahwa suatu sistem, metode, atau proses secara konsisten menghasilkan hasil yang memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan sebelumnya
The pharmaceutical company underwent a rigorous validation of its manufacturing process to meet FDA standards.
Examples
Data tersebut memerlukan validasi sebelum dapat dimasukkan ke dalam sistem.
Dia menghabiskan waktu bertahun-tahun mencari pengakuan dari ayahnya yang banyak menuntut.