D
Dicread
HomeDictionaryTterror

terror

kengerian / teror / terorisme
[C/U] Both
pl: terrors

Kata terror memiliki nuansa makna yang sangat kuat dan intens, merujuk pada rasa takut yang ekstrem, meluap-luap, dan sering kali melumpuhkan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini dapat diterjemahkan menjadi "kengerian" ketika merujuk pada perasaan internal yang mencekam, atau "teror" ketika merujuk pada tindakan atau agen yang menyebabkan ketakutan tersebut. Perlu diperhatikan bahwa terror bukan sekadar rasa takut biasa (fear), melainkan kondisi psikologis di mana seseorang merasa terancam secara hebat sehingga tidak mampu berpikir jernih atau bergerak.

Nuansa Makna dan Perbandingan

Dalam penggunaan praktis, penting untuk membedakan antara terror dan horror. Meskipun keduanya sering muncul bersamaan, terror lebih berkaitan dengan antisipasi terhadap bahaya yang akan datang atau rasa takut akan sesuatu yang mengancam nyawa, sedangkan horror lebih kepada rasa jijik atau ngeri setelah melihat sesuatu yang mengerikan.

terror: Fokus pada rasa takut yang mencekam dan ancaman (misalnya: ketakutan saat dikejar predator).
horror: Fokus pada reaksi terhadap sesuatu yang mengerikan atau menjijikkan (misalnya: melihat tumpukan mayat).

Selain itu, ketika terror digunakan untuk mendeskripsikan seseorang atau sesuatu (sebagai kata benda), maknanya bergeser menjadi agen penyebab ketakutan. Contohnya, seorang anak yang sangat nakal dan sulit diatur bisa disebut sebagai a terror (seorang teror), yang berarti ia menjadi sumber penderitaan bagi orang di sekitarnya.

Konteks Politik dan Sosial

Dalam konteks yang lebih luas, terror berkaitan erat dengan terrorism (terorisme). Di sini, maknanya bukan lagi sekadar emosi individu, melainkan strategi sistematis menggunakan kekerasan untuk menciptakan ketakutan massal demi tujuan politik. Dalam bahasa Indonesia, penggunaan kata "teror" dalam konteks ini sudah sangat umum dan baku.

Benar: The regime used state terror to maintain control (Rezim tersebut menggunakan teror negara untuk mempertahankan kendali).
Salah: Menggunakan fear dalam konteks politik sistematis karena fear terlalu lemah untuk menggambarkan intimidasi skala besar.

Catatan Tata Bahasa

Secara gramatikal, terror adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun) ketika merujuk pada emosi kengerian. Namun, ia menjadi kata benda terhitung (countable noun) ketika merujuk pada orang atau benda spesifik yang menyebabkan ketakutan, sehingga dapat menggunakan artikel a atau bentuk jamak terrors.

Uncountable when referring to the emotion of fear or political violence. Countable when referring to a specific person who is troublesome or frightening.

Meanings

Nounkengerian

Keadaan ketakutan yang sangat hebat dan meluap-luap

The survivors were frozen in terror.

Para penyintas membeku dalam kengerian.

Nounteror

Seseorang atau sesuatu yang menyebabkan ketakutan atau penderitaan yang ekstrem

The neighborhood bully was a local terror.

Perundung di lingkungan itu adalah teror lokal.

Nounterorisme

Penggunaan kekerasan dan intimidasi dalam upaya mencapai tujuan politik

The regime used state terror to maintain control.

Rezim tersebut menggunakan teror negara untuk mempertahankan kendali.

Related Words

Last Updated: May 2026Report an Error