story
/ˈstɔː.ɹi/
Makna utamanya berpusat pada urutan narasi. Kata ini membangkitkan perasaan adanya perkembangan—sebuah awal, tengah, dan akhir—terlepas dari apakah isinya berupa fakta atau fiksi. Berbeda dengan report atau account, sebuah story biasanya menyiratkan adanya alur emosional tertentu atau upaya untuk menarik minat pendengar.
Dalam dunia jurnalistik, maknanya bergeser menjadi satu unit berita tertentu. Di sini, konotasinya lebih profesional dan transaksional, yang merujuk pada satu potongan laporan berita daripada sebuah narasi panjang.
Saat merujuk pada arsitektur, kata ini menggambarkan vertikalitas dan pelapisan. Kata ini digunakan secara bergantian dengan floor dalam bahasa Inggris Amerika Utara, meskipun storey lebih disukai dalam bahasa Inggris Britania. Gambaran mentalnya adalah tingkat yang tersusun bertumpuk.
Countable when referring to a narrative or a building floor (one story, two stories). Uncountable when referring to the general concept of storytelling or narrative art.
Meanings
Kisah tentang orang dan peristiwa nyata atau imajiner yang disajikan sebagai narasi
"She told the children a bedtime story about a magic dragon."
Dia membacakan cerita pengantar tidur tentang naga ajaib kepada anak-anak.
Laporan suatu peristiwa dalam surat kabar, majalah, atau siaran berita
"The front page featured a lead story on the economic crisis."
Halaman depan menampilkan berita utama mengenai krisis ekonomi.
Tingkat atau lantai dari sebuah bangunan
"The office is located on the third story of the skyscraper."
Kantor tersebut terletak di lantai tiga gedung pencakar langit.