reprimand
reprimand digunakan untuk menggambarkan tindakan menegur seseorang secara formal dan tegas. Kata ini membawa nuansa otoritas, di mana orang yang memberikan teguran biasanya memiliki posisi yang lebih tinggi, seperti atasan kepada bawahan, guru kepada murid, atau perwira militer kepada prajurit. Berbeda dengan scold yang cenderung bersifat emosional, personal, atau bahkan kekanak-kanakan, reprimand lebih bersifat profesional dan sering kali tercatat dalam dokumen resmi atau prosedur disipliner.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Dalam bahasa Indonesia, reprimand paling tepat diterjemahkan sebagai "menegur" atau "memberi teguran keras". Namun, penting untuk membedakannya dengan kata-kata berikut:
scold: Lebih mengarah pada "memarahi" dengan nada emosional. Contoh: Seorang ibu memarahi anaknya yang nakal.
criticize: Lebih mengarah pada "mengkritik" ide atau hasil kerja, bukan memberikan sanksi disipliner atas perilaku.
lecture: Lebih mengarah pada "menceramahi" seseorang dalam waktu lama untuk memberi nasihat, meskipun terkadang nadanya menyebalkan.
Contoh penggunaan yang tepat:
Benar: The employee received a formal reprimand for his misconduct. (Karyawan tersebut menerima teguran resmi atas perilaku buruknya.)
Salah: Menggunakan reprimand untuk pertengkaran antara dua teman sebaya, karena kata ini membutuhkan adanya hierarki kekuasaan.
Konteks Gramatikal
Kata ini dapat berfungsi sebagai kata kerja (verb) maupun kata benda (noun). Sebagai kata benda, ia sering dipasangkan dengan kata sifat seperti formal, severe, atau stern untuk menekankan tingkat keparahan teguran tersebut.
Meanings
Menyatakan ketidaksetujuan atau kritik tajam terhadap seseorang karena perilaku atau tindakannya, biasanya dalam kapasitas resmi
"The manager reprimanded the employee for being late to the meeting."
Manajer itu menegur karyawan tersebut karena terlambat datang ke rapat.
Ungkapan ketidaksetujuan secara formal, yang biasanya disampaikan oleh orang yang memiliki wewenang
"The soldier received a severe reprimand for failing to follow orders."
Prajurit itu menerima teguran keras karena gagal mengikuti perintah.