pillow
Kata pillow secara umum merujuk pada benda lembut yang digunakan untuk menyangga kepala saat tidur. Dalam bahasa Indonesia, kata ini hampir selalu diterjemahkan sebagai "bantal". Namun, penting untuk membedakan antara pillow dan cushion yang sering kali membingungkan bagi pembelajar bahasa Inggris karena keduanya bisa diterjemahkan sebagai "bantal".
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Perbedaan utama terletak pada fungsi dan lokasinya. pillow biasanya digunakan di tempat tidur untuk tidur, sedangkan cushion lebih merujuk pada bantal hias atau bantalan yang berada di sofa, kursi, atau lantai untuk kenyamanan saat duduk atau dekorasi.
pillow: Digunakan untuk tidur (contoh: sleeping pillow).
cushion: Digunakan untuk duduk atau dekorasi (contoh: sofa cushion).
Penggunaan sebagai Kata Kerja
Selain sebagai kata benda, pillow juga dapat berfungsi sebagai kata kerja yang berarti memberikan penyangga lembut atau mengganjal sesuatu agar tidak keras. Dalam konteks ini, maknanya bergeser dari sekadar benda menjadi tindakan memberikan kenyamanan atau perlindungan fisik.
Contoh penggunaan: He pillowed his head on his arm (Dia mengganjal kepalanya pada lengannya).
Secara tata bahasa, pillow adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sehingga dapat berbentuk jamak (pillows) ketika merujuk pada lebih dari satu bantal.
Meanings
Kantung kain berbentuk persegi panjang yang diisi dengan bahan lembut yang digunakan untuk menyangga kepala saat berbaring
She propped herself up on a pillow to read.
Dia menyangga dirinya dengan bantal untuk membaca.
Bantal lembut yang digunakan untuk kenyamanan atau dekorasi pada sofa atau kursi
The living room was decorated with several colorful throw pillows.
Ruang tamu itu dihiasi dengan beberapa bantal hias yang berwarna-warni.
Menyangga atau memberi bantalan pada sesuatu dengan bahan yang lembut
He pillowed his head on his arm.
Dia mengalasi kepalanya pada lengannya.