nail
Kata ini membawa asosiasi sensorik yang kuat dengan kekerasan, penetrasi, dan kepermanenan. Saat digunakan dalam konteks konstruksi, kata ini membangkitkan suara perkusi yang tajam dari palu yang memukul logam, yang menyiratkan sambungan yang kuat dan kaku yang sulit dilepas tanpa usaha keras.
Dalam konteks sosial atau pertunjukan, istilah ini bergeser ke arah presisi dan akurasi. Berhasil melakukan sesuatu menyiratkan sebuah pencapaian sukses yang tiba-tiba dan pasti, mencerminkan tindakan fisik memukul paku tepat pada kepalanya. Hal ini menciptakan perasaan penyelesaian yang memuaskan dan penguasaan total atas momen tertentu.
Countable when referring to the individual metal fasteners or the keratin plates on fingers. Uncountable when referring to the material of the nail itself in a biological or industrial sense.
Meanings
Potongan logam kecil dan tipis dengan ujung runcing, yang dipukul ke dalam kayu untuk menyambungkan bagian-bagian
He used a hammer to drive the nail into the wall.
Dia menggunakan palu untuk memaku paku itu ke dinding.
Lapisan keras di ujung jari tangan atau jari kaki
She painted her nails bright red.
Dia mengecat kukunya dengan warna merah terang.
Mengencangkan atau menyambungkan sesuatu menggunakan paku logam
He nailed the boards together to make a crate.
Dia memaku papan-papan itu menjadi satu untuk membuat peti.
Melakukan suatu tugas dengan sempurna atau sukses
She absolutely nailed the audition.
Dia benar-benar sukses dalam audisinya.
Menangkap atau mengamankan seseorang
The police finally nailed the thief.
Polisi akhirnya menangkap pencuri itu.