latch
Kata latch secara umum merujuk pada mekanisme penguncian sederhana yang bekerja dengan cara mengaitkan batang logam ke dalam celah. Dalam bahasa Indonesia, ini paling tepat diterjemahkan sebagai "grendel" atau "selot". Perlu diperhatikan bahwa latch berbeda dengan lock (kunci); latch biasanya tidak memerlukan kunci fisik untuk dibuka, melainkan hanya perlu digeser atau ditekan.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Secara kiasan, latch digunakan dalam frasa latch on to, yang memiliki dua nuansa berbeda. Pertama, bisa berarti memahami sesuatu dengan cepat (mirip dengan grasp). Kedua, bisa berarti menjadi sangat terikat atau terobsesi pada seseorang atau ide tertentu, yang dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai "melekat" atau "terpaku".
Contoh penggunaan fisik: The door latch is broken (Grendel pintunya rusak).
Contoh penggunaan kiasan: He quickly latched on to the new idea (Dia dengan cepat menangkap ide baru tersebut).
Konteks Teknis
Dalam bidang elektronika dan komputer, latch adalah istilah teknis untuk sirkuit yang mampu menyimpan status biner. Dalam konteks ini, kata tersebut tidak diterjemahkan menjadi "grendel", melainkan tetap menggunakan istilah latch atau disebut sebagai pengunci status dalam sirkuit digital. Jangan mencoba menerjemahkannya secara harfiah menjadi "grendel elektronik" karena akan terdengar tidak alami bagi para ahli teknik di Indonesia.
Meanings
Batang logam atau tuas yang bergeser ke dalam lubang untuk mengunci pintu atau gerbang
"The latch on the garden gate is broken."
Grendel pada gerbang taman itu rusak.
Menutup pintu atau gerbang menggunakan grendel
"She latched the door behind her."
Dia mengunci pintu di belakangnya.
Menempelkan diri pada sesuatu atau seseorang, sering kali dengan mencengkeram erat atau fokus secara intens
"The baby latched onto the breast quickly."
Bayi itu segera melekat pada payudara.
Tiba-tiba memegang atau menyambar sesuatu dengan kuat
"The predator latched onto its prey with sharp claws."
Predator itu mencengkeram mangsanya dengan cakar yang tajam.