cytoskeleton
cytoskeleton merujuk pada struktur internal sel yang berfungsi seperti rangka pada tubuh manusia. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini diterjemahkan sebagai sitoskeleton. Kata ini berasal dari gabungan kata cyto (sel) dan skeleton (kerangka). Nuansa utamanya bukan sekadar struktur statis, melainkan jaringan dinamis yang terus berubah untuk memungkinkan sel bergerak, membelah, dan mengangkut material di dalamnya.
Nuansa Semantik dan Konteks Penggunaan
Berbeda dengan dinding sel yang bersifat kaku dan berada di bagian luar (terutama pada tumbuhan), cytoskeleton berada di dalam sitoplasma dan bersifat fleksibel. Penggunaan kata ini biasanya muncul dalam konteks biologi seluler atau medis untuk menjelaskan bagaimana sel mempertahankan bentuknya atau bagaimana organel berpindah tempat.
Contoh penggunaan yang tepat: The cytoskeleton is essential for cell division (Sitoskeleton sangat penting untuk pembelahan sel).
Contoh penggunaan yang tepat: Microtubules are a key component of the cytoskeleton (Mikrotubulus adalah komponen utama dari sitoskeleton).
Perbedaan dengan Istilah Terkait
Penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan cytoskeleton dengan cell wall (dinding sel) dan cell membrane (membran sel). Meskipun ketiganya berkaitan dengan struktur sel, cytoskeleton adalah jaringan protein internal, sedangkan cell wall adalah lapisan pelindung eksternal yang keras, dan cell membrane adalah lapisan tipis yang membungkus seluruh isi sel.
Secara tata bahasa, cytoskeleton adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), namun dalam teks ilmiah sering digunakan dalam bentuk tunggal untuk merujuk pada sistem keseluruhan di dalam satu sel.
Meanings
Jaringan kompleks filamen dan tubulus protein yang membentang di seluruh sitoplasma sel, memberikan dukungan struktural dan memfasilitasi transpor intraseluler
The cytoskeleton allows the cell to maintain its shape and organize its organelles.
Sitoskeleton memungkinkan sel untuk mempertahankan bentuknya dan mengatur organel-organelnya.