D
Dicread
BerandaKamusCcompulsion

compulsion

dorongan kuat / pemaksaan
Noun

Kata compulsion memiliki nuansa makna yang sangat spesifik, yaitu adanya tekanan yang kuat untuk melakukan sesuatu, baik itu tekanan yang berasal dari dalam diri sendiri maupun tekanan eksternal. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan antara dorongan psikologis dan pemaksaan fisik atau hukum.

Nuansa Psikologis dan Internal
Dalam konteks psikologi, compulsion merujuk pada dorongan obsesif yang tidak tertahankan. Ini bukan sekadar keinginan biasa, melainkan perasaan bahwa seseorang harus melakukan tindakan tertentu untuk meredakan kecemasan. Hal ini berbeda dengan urge yang lebih bersifat impulsif atau keinginan spontan. Contohnya, perilaku mencuci tangan berulang kali karena gangguan obsesif-kompulsif adalah bentuk dari compulsion.

Pemaksaan Eksternal dan Hukum
Dalam konteks hukum atau sosial, compulsion berarti tindakan memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka. Dalam bahasa Indonesia, ini sering diterjemahkan sebagai pemaksaan atau keterpaksaan. Perlu diperhatikan perbedaan antara compulsion dan coercion. Meskipun keduanya berarti memaksa, coercion biasanya lebih menekankan pada penggunaan ancaman atau kekerasan untuk mencapai tujuan tertentu, sedangkan compulsion lebih merujuk pada keadaan terpaksa secara umum atau mekanisme yang membuat seseorang tidak punya pilihan lain.

Kekeliruan Terjemahan
Sering terjadi kesalahan dengan menerjemahkan compulsion hanya sebagai "keinginan". Padahal, compulsion mengandung unsur "keterpaksaan" atau "ketidakmampuan untuk menolak", sehingga jauh lebih kuat daripada sekadar desire (keinginan) atau wish (harapan).

Salah: "I have a compulsion to eat chocolate" (Jika hanya ingin makan cokelat biasa).
Benar: "He felt a compulsion to check the lock ten times" (Menunjukkan perilaku obsesif).

Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda tidak terhitung (uncountable) ketika merujuk pada konsep pemaksaan secara umum, namun bisa menjadi kata benda terhitung (countable) ketika merujuk pada tindakan spesifik yang bersifat obsesif.

Meanings

Noundorongan kuat

Keinginan yang tidak tertahankan untuk berperilaku dengan cara tertentu, terutama yang dirasa tidak dapat dikendalikan oleh orang tersebut

He felt a sudden compulsion to tell the truth.

Nounpemaksaan

Tindakan memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka

The law was criticized for the use of compulsion to ensure compliance.

Examples

I feel a compulsion.

Aku merasa ada dorongan kuat.

It was a compulsion.

Itu adalah sebuah dorongan kuat.

Stop this compulsion.

Hentikan dorongan kuat ini.

She had a compulsion to clean.

Dia memiliki dorongan kuat untuk bersih-bersih.

He felt a compulsion to laugh.

Dia merasakan dorongan kuat untuk tertawa.

The compulsion was too strong.

Dorongan kuat itu terlalu besar.

I felt a compulsion to check my phone during class.

Aku merasa ada dorongan kuat untuk mengecek ponselku saat pelajaran.

School Life

The patient described a compulsion to wash his hands.

Pasien tersebut menjelaskan adanya dorongan kuat untuk mencuci tangannya.

Health

He felt a sudden compulsion to confess his love.

Dia merasakan dorongan kuat yang tiba-tiba untuk menyatakan cintanya.

Romance

The treaty was signed under compulsion by the defeated nation.

Perjanjian itu ditandatangani di bawah pemaksaan oleh negara yang kalah.

History

We must avoid any form of compulsion in the workplace.

Kita harus menghindari segala bentuk pemaksaan di tempat kerja.

Business

The witness claimed the confession was obtained through compulsion.

Saksi mengklaim bahwa pengakuan tersebut didapat melalui pemaksaan.

Detective

Related Words

Terakhir Diperbarui: May 2026Laporkan Kesalahan