bead
Kata ini berpusat pada citra visual dari sebuah unit kecil, bulat, dan terpisah—baik itu berupa benda fisik yang keras maupun tetesan cairan. Kata ini membangkitkan kesan pengulangan dan presisi, karena manik-manik atau butiran jarang muncul sendirian, melainkan biasanya membentuk sebuah urutan atau pola.
Saat diterapkan pada perhiasan atau kerajinan, kata ini membawa konotasi ketelitian dan dekorasi. Dalam konteks cairan, beading (membentuk butiran) menunjukkan adanya tegangan permukaan di mana air menolak untuk meresap atau menyebar, melainkan saling melekat menjadi butiran-butiran kecil yang terpisah. Hal ini sering kali menyiratkan intensitas, seperti panas yang ekstrem (keringat) atau dingin (kondensasi).
Berbeda dengan drop (tetesan) yang bersifat umum, bead secara spesifik menggambarkan bentuk bulat yang berada di atas suatu permukaan. Berbeda pula dengan ornament (hiasan), manik-manik secara khusus merupakan komponen kecil yang digunakan untuk membangun sebuah karya dekoratif yang lebih besar.
Whether referring to a physical piece of jewelry or a tiny drop of sweat, it is treated as an individual unit that can be counted.
Meanings
Kepingan kecil dekoratif dari kaca, batu, atau plastik, biasanya berbentuk bulat atau oval, dengan lubang untuk memasukkan benang
She strung several blue beads together to make a necklace.
Dia merangkai beberapa manik-manik biru untuk membuat kalung.
Tetesan kecil cairan, seperti keringat atau embun
Beads of perspiration formed on his forehead during the race.
Butiran keringat muncul di dahi pria itu saat balapan.
Menghias sesuatu menggunakan manik-manik
The artisan spent weeks learning how to bead the bridal gown.
Pengrajin itu menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk belajar cara menghias gaun pengantin dengan manik-manik.
Membentuk tetesan kecil cairan
Condensation began to bead on the outside of the cold glass.
Kondensasi mulai membentuk butiran di bagian luar gelas yang dingin.