arm
Kata ini membawa energi ganda antara dukungan dan agresi. Dalam makna anatomi, kata ini membangkitkan perasaan jangkauan, pelukan, atau kekuatan fisik. Ini adalah alat utama untuk berinteraksi, baik melalui pelukan yang menenangkan maupun dorongan yang kuat.
Ketika beralih ke konteks militer atau strategis, kata ini berubah menjadi simbol kekuasaan dan kesiapan. Menggunakan arm sebagai kata kerja menyiratkan transisi dari keadaan rentan ke keadaan siap siaga, yang menunjukkan sikap defensif atau ofensif yang disengaja dan terencana.
Countable when referring to the physical limbs on a body or the supports on a chair. Uncountable when referring to weapons in the collective sense of military equipment.
Meanings
Anggota badan yang membentang dari bahu hingga tangan
He rested his arm on the table.
Dia menyandarkan lengannya di atas meja.
Bagian dari kursi yang memberikan dukungan bagi siku
The arm of the armchair is worn out.
Sandaran tangan dari kursi lengan itu sudah usang.
Alat pertahanan atau penyerangan, khususnya senjata api
The soldiers were ordered to lay down their arms.
Para prajurit diperintahkan untuk meletakkan senjata mereka.
Membekali seseorang atau sesuatu dengan senjata
The rebels were armed with rifles.
Para pemberontak dipersenjatai dengan senapan.
Mempersiapkan diri untuk menghadapi potensi konflik atau tantangan
She armed herself with facts before the debate.
Dia membekali dirinya dengan fakta-fakta sebelum debat dimulai.