abysmal
Kata abysmal memiliki konotasi yang sangat kuat dan negatif. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini paling sering digunakan untuk menggambarkan kualitas yang sangat buruk, jauh di bawah standar, atau sangat mengecewakan. Intensitasnya jauh lebih tinggi daripada kata bad atau poor. Jika bad berarti buruk, maka abysmal berarti "sangat buruk hingga hampir tidak tertolong".
Nuansa Penggunaan
Secara harfiah, abysmal berasal dari kata abyss (jurang yang sangat dalam). Oleh karena itu, kata ini bisa digunakan untuk menggambarkan kedalaman yang tidak terukur, namun penggunaan ini jauh lebih jarang dibandingkan makna kiasannya tentang kualitas yang buruk.
abysmal failure: kegagalan total/sangat parah
abysmal conditions: kondisi yang sangat buruk/memprihatinkan
abysmal performance: performa yang sangat mengecewakan
Perbandingan dengan Kata Serupa
Berbeda dengan terrible atau awful yang bisa digunakan dalam konteks emosional atau situasi umum, abysmal sering kali merujuk pada standar, tingkat keberhasilan, atau kualitas teknis yang sangat rendah. Misalnya, jika nilai ujian seseorang sangat rendah, penggunaan abysmal menekankan betapa jauhnya nilai tersebut dari standar kelulusan.
❌ The weather is abysmal (Kurang tepat, lebih alami menggunakan terrible atau awful untuk cuaca).
✅ The company's sales figures were abysmal (Tepat, karena merujuk pada standar performa bisnis).
Catatan Tata Bahasa
Kata ini berfungsi sebagai kata sifat (adjective) dan biasanya diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung (linking verb) seperti be.
Meanings
Sangat buruk atau parah
"The team played with abysmal lack of coordination."
Tim tersebut memainkan permainan yang sangat buruk dan kalah dengan selisih lima gol.
Sangat dalam hingga tidak terukur atau tidak berdasar
"The divers stared down into the abysmal depths of the ocean."
Para penyelam menatap ke bawah ke kedalaman palung samudra yang sangat dalam.