record
/ˈɹɛkɔːd/
Kata ini berpusat pada konsep pelestarian—menangkap momen yang singkat, sekumpulan data, atau pencapaian puncak sehingga menjadi permanen dan dapat diverifikasi.
Sebagai kata benda untuk dokumentasi, kata ini membawa kesan formalitas dan bukti. Hal ini sering dikaitkan dengan birokrasi, hukum, dan sejarah, di mana sebuah catatan berfungsi sebagai otoritas akhir mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Dalam konteks pencapaian, kata ini mewakili tolok ukur batas kemampuan manusia atau mesin. Di sini, nuansanya adalah tentang kompetisi dan gengsi; memecahkan sebuah rekor adalah tindakan melampaui standar emas sebelumnya.
Sebagai kata kerja, fokusnya bergeser dari hasil ke proses. Hal ini menyiratkan adanya kesengajaan dan ketepatan, baik dalam situasi formal saat mencatat notulen rapat maupun dalam suasana kreatif di studio musik saat merekam.
Countable when referring to a specific achievement ('a world record') or a physical vinyl disc ('a jazz record'). Uncountable when referring to a general history of behavior or a permanent account of events ('he has a clean criminal record').
Meanings
Sesuatu yang menjadi bukti tentang masa lalu, terutama laporan yang disimpan dalam bentuk tulisan atau bentuk permanen lainnya
Keep a record.
Menuliskan dalam bentuk tulisan atau bentuk permanen lainnya untuk referensi di kemudian hari
Menyimpan suara atau gambar visual pada suatu perangkat agar dapat diputar kembali
Examples
Sejarawan itu memeriksa catatan resmi dari perjanjian tersebut.
Atlet itu mencetak rekor dunia baru dalam lompat jauh.
Dia memutar piringan hitam jazz yang langka di pemutar piringan hitam.