D
Dicread
BerandaKamusCcovenant

covenant

perjanjian / berjanji
Transitive Verb[C/U] Both
pl: covenantspast: covenantedpp: covenanteding: covenanting

covenant memiliki nuansa yang jauh lebih khidmat, formal, dan mengikat dibandingkan dengan kata agreement atau promise. Jika agreement bisa merujuk pada kesepakatan sederhana sehari-hari, covenant biasanya digunakan dalam konteks hukum yang sangat formal, dokumen properti, atau konteks religius yang melibatkan janji suci antara manusia dengan Tuhan atau antar kelompok masyarakat.

Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "perjanjian" yang bersifat mengikat secara hukum atau spiritual. Penggunaannya sering kali menyiratkan adanya konsekuensi serius atau sanksi moral jika janji tersebut dilanggar.

Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa

Sangat penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan covenant dari kata-kata berikut:

agreement: Ini adalah istilah umum untuk segala jenis kesepakatan. Contoh: a business agreement (perjanjian bisnis). Sementara covenant lebih spesifik pada janji yang bersifat permanen atau sakral.
contract: Lebih berfokus pada aspek legalitas dan pertukaran nilai (transaksional). covenant lebih menekankan pada komitmen, kesetiaan, dan hubungan jangka panjang.
promise: Bersifat personal dan tidak selalu formal. Anda bisa memberikan promise kepada teman, tetapi Anda membuat covenant dalam dokumen hukum atau ritual keagamaan.

Konteks Penggunaan dan Jebakan Terjemahan

Salah satu jebakan bagi penutur bahasa Indonesia adalah kecenderungan untuk menerjemahkan semua kata di atas sebagai "perjanjian". Namun, dalam bahasa Inggris, pemilihan kata menentukan tingkat formalitasnya.

Konteks Hukum/Properti: Dalam dokumen tanah atau propera, restrictive covenant merujuk pada aturan yang membatasi apa yang boleh dilakukan pemilik tanah terhadap propertinya. Jangan menerjemahkannya sebagai sekadar "janji", melainkan "perjanjian pembatasan".
Konteks Religius: Dalam teks kitab suci, covenant merujuk pada ikatan suci. Contoh: the covenant between God and Noah (perjanjian antara Tuhan dan Nuh).

Contoh Penggunaan yang Tepat

Benar: The two nations entered into a covenant of peace. (Kedua negara menandatangani perjanjian perdamaian.) — Menggunakan covenant di sini memberikan kesan bahwa perdamaian tersebut sangat sakral dan tidak boleh dilanggar.
Salah: I made a covenant with my friend to meet at 5 PM.Penggunaan covenant di sini terlalu berlebihan; seharusnya menggunakan promise atau agreement karena konteksnya adalah pertemuan santai.

Secara tata bahasa, covenant dapat berfungsi sebagai kata benda (perjanjian) maupun kata kerja (berjanji). Sebagai kata kerja, ia jarang digunakan dalam percakapan modern dan lebih sering ditemukan dalam teks hukum lama atau literatur klasik.

Countable when referring to a specific signed document or a particular agreement. Uncountable when referring to the general state of being in a binding relationship.

Meanings

Nounperjanjian

Kesepakatan formal, khidmat, dan mengikat antara dua pihak atau lebih

The two nations signed a peace covenant to end the war.

Transitive Verbberjanji
[~ someone][~ something]

Mengadakan perjanjian atau kontrak formal

The parties covenanted to share the profits equally.

Related Words

Terakhir Diperbarui: May 2026Laporkan Kesalahan