worldview
worldview merujuk pada lensa mental atau kerangka berpikir yang digunakan seseorang untuk memahami realitas. Ini bukan sekadar opini singkat, melainkan sistem keyakinan yang mendalam dan menyeluruh yang mencakup nilai-nilai moral, etika, dan asumsi tentang bagaimana dunia bekerja.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "pandangan dunia". Namun, penting untuk dipahami bahwa worldview memiliki konotasi yang lebih filosofis dan sosiologis dibandingkan sekadar "pendapat" (opinion) atau "perspektif" (perspective). Jika perspective cenderung merujuk pada sudut pandang terhadap satu isu spesifik, worldview adalah fondasi besar yang membentuk semua perspektif tersebut.
Contoh penggunaan yang tepat: Their religious worldview influences how they treat others (Pandangan dunia religius mereka memengaruhi cara mereka memperlakukan orang lain).
Perbandingan: Menggunakan perspective untuk menggambarkan seluruh sistem keyakinan hidup seseorang akan terasa terlalu sempit, sementara worldview memberikan cakupan yang luas dan menyeluruh.
Konteks Budaya dan Akademis
Istilah ini sering muncul dalam diskusi mengenai sosiologi, antropologi, atau teologi. Dalam konteks akademis, worldview sering dikaitkan dengan istilah "paradigma", yaitu kumpulan asumsi yang diterima secara umum oleh suatu kelompok masyarakat pada era tertentu.
Contoh: The scientific worldview of the 19th century (Paradigma dunia ilmiah pada abad ke-19).
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun) ketika merujuk pada konsep umum, namun dapat menjadi kata benda terhitung (countable noun) ketika merujuk pada berbagai jenis sistem keyakinan yang berbeda-beda.
Meanings
Filosofi hidup tertentu atau konsepsi tentang dunia yang dipegang oleh seorang individu atau kelompok
Her worldview was shaped by her upbringing in a multicultural city.
Pandangan dunianya dibentuk oleh masa kecilnya di kota multikultural.