workable
Kata workable memiliki nuansa makna yang berfokus pada kemungkinan keberhasilan atau kemudahan dalam pengolahan. Dalam konteks rencana atau ide, kata ini merujuk pada sesuatu yang praktis dan dapat dilaksanakan, bukan sekadar teori yang bagus namun mustahil diwujudkan. Hal ini berbeda dengan feasible yang lebih menekankan pada ketersediaan sumber daya atau kemungkinan teknis, sementara workable lebih menekankan pada efektivitas operasional dalam praktik nyata.
Nuansa Penggunaan dalam Konteks Fisik
Dalam konteks material atau bahan (seperti tanah liat, logam, atau adonan), workable berarti bahan tersebut memiliki konsistensi yang tepat sehingga mudah dibentuk atau dimanipulasi. Jika suatu bahan tidak lagi workable, berarti bahan tersebut sudah terlalu keras, terlalu kering, atau terlalu kaku untuk diolah.
Benar: The clay is still workable (Tanah liatnya masih mudah dibentuk).
Salah: Menggunakan workable untuk menggambarkan seseorang yang rajin bekerja (gunakan hard-working).
Perbedaan dengan Kata Serupa
Pengguna bahasa Indonesia perlu berhati-hati agar tidak menyamakan workable dengan kata yang berarti "bekerja" secara umum. Workable tidak merujuk pada fungsi mekanis sebuah alat (seperti functional), melainkan pada kelayakan sebuah sistem atau kemudahan pengolahan suatu benda.
Workable plan: Rencana yang bisa dijalankan/layak.
Workable material: Bahan yang mudah dibentuk.
Functional machine: Mesin yang berfungsi (bukan workable machine).
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata sifat yang dapat diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung.
Meanings
Dapat diterapkan dalam praktik atau dapat berhasil
The committee is searching for a workable solution to the budget crisis.
Komite sedang mencari solusi yang layak untuk krisis anggaran.
Dapat dibentuk, dimanipulasi, atau diproses, terutama dalam arti fisik atau kimia
The clay must be kept moist to remain workable for the sculptor.
Tanah liat harus tetap lembap agar tetap mudah dibentuk bagi pemahat.