D
Dicread
HomeDictionarySsquash

squash

menghancurkan / memadamkan / berdesakan / skuasy / labu-labuan / sirup buah
Transitive VerbIntransitive VerbNoun
pl: squashespast: squashedpp: squasheding: squashing

Kata squash memiliki cakupan makna yang sangat luas, mulai dari tindakan fisik hingga jenis olahraga dan makanan. Dalam konteks fisik, kata ini menggambarkan tekanan yang kuat sehingga objek menjadi pipih atau hancur. Perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Indonesia, squash bisa diterjemahkan menjadi "menghancurkan" atau "melumatkan" tergantung pada objeknya. Misalnya, jika objeknya adalah serangga, maka "menghancurkan" lebih tepat, namun jika objeknya adalah buah-buahan, "melumatkan" mungkin lebih pas.

Secara kiasan, squash digunakan untuk menggambarkan tindakan menghentikan sesuatu secara paksa dan cepat sebelum hal tersebut berkembang, seperti memadamkan pemberontakan atau membungkam rumor. Hal ini berbeda dengan kata stop yang bersifat umum; squash menyiratkan adanya kekuatan atau otoritas yang menekan sesuatu hingga benar-benar hilang.

Nuansa Penggunaan dan Perbandingan

Dalam konteks ruang, squash sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang-orang berdesakan di ruang yang sempit. Meskipun dalam bahasa Indonesia kita sering menggunakan kata "berdesakan", dalam bahasa Inggris squash memberikan penekanan pada rasa terhimpit yang sangat rapat.

squash vs crush: Keduanya berarti menghancurkan, namun crush sering kali merujuk pada penghancuran total menjadi serpihan kecil, sedangkan squash lebih menekankan pada perubahan bentuk menjadi pipih atau gepeng.
squash vs suppress: Dalam konteks memadamkan pemberontakan, suppress lebih bersifat formal dan administratif, sementara squash terasa lebih agresif dan instan.

Konteks Khusus dan Jebakan Terjemahan

Pengguna bahasa Indonesia harus berhati-hati karena squash juga merupakan nama benda (kata benda). Jangan tertukar antara tindakan "menghancurkan" dengan "skuasy" (olahraga) atau "labu-labuan" (sayuran). Dalam bahasa Inggris, kata yang sama digunakan untuk ketiga hal ini, sehingga konteks kalimat menjadi kunci utama.

Contoh salah: I want to squash a ball (Jika maksudnya adalah bermain olahraga, kalimat ini terdengar seperti Anda ingin menghancurkan bola tersebut hingga pipih).
Contoh benar: I play squash every weekend (Saya bermain skuasy setiap akhir pekan).

Secara tata bahasa, squash dapat berfungsi sebagai kata kerja transitif (membutuhkan objek) saat berarti menghancurkan atau memadamkan, serta sebagai kata benda tak terhitung saat merujuk pada sirup buah atau jenis sayuran tertentu.

Meanings

Transitive Verbmenghancurkan
[~ something]

Menekan atau melumatkan sesuatu sehingga menjadi pipih atau berubah bentuk

He accidentally squashed the bug with his shoe.

Dia tidak sengaja menghancurkan serangga itu dengan sepatunya.

Transitive Verbmemadamkan
[~ something]

Menekan atau menghentikan sesuatu, seperti perasaan, rumor, atau pemberontakan, secara menyeluruh dan cepat

The government moved quickly to squash the rebellion.

Pemerintah bergerak cepat untuk memadamkan pemberontakan tersebut.

Intransitive Verbberdesakan

Tertekan atau terhimpit rapat satu sama lain di dalam ruang yang terbatas

We were all squashed together in the elevator.

Kami semua berdesakan di dalam lift.

Nounskuasy

Olahraga yang dimainkan dengan raket dan bola karet kecil di dalam lapangan berdinding empat

She plays squash every Tuesday evening at the local club.

Dia bermain skuasy setiap Selasa malam di klub lokal.

Nounlabu-labuan

Jenis sayuran dengan buah labu berdaging, seperti labu kuning atau zukini

We roasted a butternut squash for dinner.

Kami memanggang labu butternut untuk makan malam.

Nounsirup buah

Sirup buah konsentrat yang dicampur dengan air untuk membuat minuman

I poured some orange squash into the glass.

Aku menuangkan beberapa sirup jeruk ke dalam gelas.

Related Words

Last Updated: May 2026Report an Error