sage
/seɪdʒ/
Kata sage memiliki dua makna yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya: sebagai kata sifat yang menggambarkan kualitas intelektual dan moral, atau sebagai kata benda yang merujuk pada tanaman herbal. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan kedua penggunaan ini agar tidak terjadi kekeliruan makna.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Saat digunakan sebagai kata sifat, sage merujuk pada kebijaksanaan yang melampaui sekadar kecerdasan intelektual. Kata ini mengandung konotasi kedalaman pengalaman, ketenangan, dan penilaian yang tepat. Berbeda dengan wise yang bersifat umum, sage sering kali memberikan kesan yang lebih formal, kuno, atau bahkan spiritual. Misalnya, seseorang yang disebut sage biasanya dipandang sebagai figur otoritas moral atau intelektual dalam suatu komunitas.
Sebagai kata benda, sage merujuk pada sosok "orang bijak". Dalam konteks ini, kata tersebut sering digunakan untuk menggambarkan filsuf atau penasihat yang memiliki pengetahuan luas. Di sisi lain, dalam konteks kuliner atau botani, sage merujuk pada "daun sage", tanaman herbal aromatik yang umum digunakan dalam masakan Barat.
Perbandingan dengan Kata Serupa
Dalam bahasa Inggris, terdapat perbedaan halus antara sage, wise, dan intelligent yang sering kali diterjemahkan menjadi "bijaksana" atau "pintar" dalam bahasa Indonesia:
intelligent berfokus pada kemampuan kognitif, kecepatan berpikir, dan penguasaan informasi (kecerdasan).
wise berfokus pada kemampuan menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata untuk membuat keputusan yang benar (kebijaksanaan).
sage berada pada level tertinggi, menyiratkan kebijaksanaan yang mendalam dan sering kali dikaitkan dengan usia tua atau pencerahan spiritual.
Konteks Penggunaan dan Contoh
Penggunaan yang tepat bergantung pada apakah Anda sedang membicarakan karakter seseorang atau bahan masakan:
Konteks Karakter: He offered some sage advice (Dia memberikan beberapa nasihat bijaksana). Di sini, sage menekankan bahwa nasihat tersebut sangat berharga dan didasarkan pada pengalaman hidup yang luas.
Konteks Botani: Add a pinch of dried sage to the stuffing (Tambahkan sejumput daun sage kering ke dalam isian daging). Dalam kalimat ini, sage jelas merujuk pada tanaman herbal.
Secara tata bahasa, saat berfungsi sebagai kata sifat, sage diletakkan sebelum kata benda yang diterangkannya. Saat berfungsi sebagai kata benda (orang bijak), ia dapat menggunakan artikel seperti a sage atau the sage. Untuk tanaman herbal, kata ini biasanya digunakan sebagai kata benda tak terhitung (uncountable noun) kecuali jika merujuk pada jenis-jenis tanaman sage yang berbeda.
Meanings
Memiliki atau menunjukkan kebijaksanaan yang mendalam, penilaian yang tepat, dan kehati-hatian
He offered some sage advice to the young couple.
Dia memberikan beberapa nasihat bijaksana kepada pasangan muda itu.
Seseorang yang diakui secara luas sebagai orang yang sangat bijaksana
The village sought the guidance of a local sage to resolve the dispute.
Desa tersebut mencari bimbingan dari seorang bijak setempat untuk menyelesaikan perselisihan itu.
Tanaman herbal tahunan aromatik dari keluarga mint yang digunakan dalam masakan dan pengobatan
She added a pinch of dried sage to the stuffing.
Dia menambahkan sejumput daun sage kering ke dalam isian daging.