prosecutor
Kata prosecutor merujuk pada pejabat hukum yang bertugas membawa kasus pidana ke pengadilan untuk menuntut terdakwa. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini diterjemahkan secara tepat sebagai "jaksa". Penting bagi pembelajar untuk memahami bahwa prosecutor hanya beroperasi dalam ranah hukum pidana (criminal law), bukan hukum perdata (civil law).
Perbedaan dengan Istilah Hukum Lainnya
Sering terjadi kekeliruan antara prosecutor dengan lawyer atau attorney. Meskipun seorang prosecutor adalah seorang pengacara secara profesional, istilah lawyer bersifat umum untuk siapa saja yang berpraktik hukum. Sementara itu, attorney atau defense attorney biasanya merujuk pada pengacara yang membela terdakwa. Jadi, dalam sebuah persidangan, prosecutor adalah pihak yang menuntut, sedangkan defense attorney adalah pihak yang membela.
Benar: The prosecutor presented the evidence. (Jaksa memaparkan bukti-bukti tersebut.)
Salah: The prosecutor defended the client. (Jaksa membela klien tersebut.) -> Gunakan defense attorney untuk konteks membela.
Konteks Penggunaan dan Nuansa
Dalam sistem hukum berbahasa Inggris, terdapat berbagai jenis jaksa tergantung pada tingkat yurisdiksinya, seperti district attorney atau federal prosecutor. Namun, secara umum, kata prosecutor membawa konotasi otoritas negara yang berusaha membuktikan kesalahan seseorang di depan hakim atau juri.
Secara tata bahasa, prosecutor adalah kata benda terhitung (countable noun). Oleh karena itu, kata ini memerlukan artikel seperti a atau the, atau bentuk jamak prosecutors jika merujuk pada lebih dari satu orang.
Used to refer to any individual official tasked with bringing a criminal case to trial.
Meanings
Perwakilan hukum yang mengajukan tuntutan hukum terhadap seseorang atau organisasi
The prosecutor presented the evidence to the jury.
Jaksa tersebut memaparkan bukti-bukti kepada juri.