own
/ˈəʊn/
Kata own memiliki nuansa yang berbeda tergantung pada fungsinya sebagai kata kerja atau kata sifat. Sebagai kata kerja, own menekankan pada kepemilikan sah atau pengakuan atas suatu fakta. Hal ini berbeda dengan have yang lebih umum digunakan untuk menyatakan kepemilikan tanpa menekankan aspek legalitas atau hak milik yang absolut.
Nuansa Kepemilikan dan Penekanan
Saat digunakan sebagai kata sifat (determiner), own berfungsi untuk memberikan penekanan kuat bahwa sesuatu benar-benar milik orang tersebut dan bukan milik orang lain. Dalam bahasa Indonesia, ini sering diterjemahkan dengan menambahkan kata "sendiri" setelah kata ganti kepemilikan.
Benar: my own car (mobilku sendiri)
Salah: my own (tanpa kata benda setelahnya, kecuali jika konteksnya sudah jelas)
Pengakuan atas Kesalahan
Dalam konteks komunikasi, own sering digunakan dalam frasa own up to, yang berarti mengakui kesalahan secara jujur. Ini membawa konotasi tanggung jawab moral, berbeda dengan admit yang bisa terasa lebih netral atau terpaksa.
Contoh: He owned up to the mistake (Dia mengakui kesalahannya dengan jujur)
Perbedaan dengan Kata Serupa
Penting untuk membedakan antara own dan possess. Meskipun keduanya berarti memiliki, possess cenderung digunakan dalam konteks yang lebih formal atau untuk menggambarkan kualitas/karakteristik tertentu (misalnya, memiliki bakat), sedangkan own lebih fokus pada hak milik fisik atau hukum.
Secara tata bahasa, own selalu mengikuti kata ganti kepemilikan (possessive adjective) seperti my, your, his, her, its, our, atau their. Anda tidak bisa mengatakan the own car, melainkan harus my own car atau their own car.
Meanings
Mempunyai sesuatu; memiliki hak milik sah atas sesuatu
Mengakui atau membenarkan bahwa seseorang telah melakukan sesuatu, terutama sesuatu yang salah
Digunakan untuk menekankan bahwa sesuatu adalah milik orang tertentu
Examples
Setiap siswa harus membawa buku catatan mereka masing-masing.
Dia akhirnya mengakui kesalahannya setelah bukti-bukti dipaparkan.
Tunggu... kamu benar-benar memiliki seluruh blok apartemen ini?
Aku tidak percaya kamu memakai sikat gigiku sendiri!
Apakah Anda memiliki mobil ini, atau ini sewaan?
Aku bosan tinggal di rumah orang tuaku sendiri.
Collocations & Compounds
own up to
Mengakui bahwa seseorang telah melakukan sesuatu yang salah
Saya harus mengakui kesalahan saya.
on one's own
Sendirian atau tanpa bantuan orang lain
Dia menyelesaikan proyek itu sendirian.
my own two eyes
Digunakan untuk menekankan bahwa seseorang melihat sesuatu secara langsung
Aku melihatnya dengan kedua mataku sendiri.
own a home
Memiliki hak milik sah atas properti tempat tinggal
Banyak orang bermimpi untuk memiliki rumah.
of one's own
Milik orang yang disebutkan secara spesifik
Dia ingin memiliki kamar sendiri.
Phrasal Verbs
own up
Mengakui sesuatu, terutama kesalahan atau kejahatan; mengakui tanggung jawab
own up to
Mengaku atas tindakan atau kesalahan tertentu
Idioms & Sayings
on one's own
Sendiri, atau tanpa bantuan orang lain
of one's own accord
Secara sukarela; tanpa diminta atau dipaksa
own up to something
Mengakui bahwa seseorang bertanggung jawab atas sesuatu, terutama kesalahan atau kejahatan
make it one's own
Menyesuaikan sesuatu agar mencerminkan kepribadian atau gaya sendiri
for one's own sake
Demi keuntungan atau manfaat orang yang disebutkan
Cultural Context
Psikologi KepemilikanThe Psychology of Ownership
Etymology
Berasal dari bahasa Inggris Kuno āgen, bentuk netral dari āgen, yang berarti 'milik sendiri'.
Ini berasal dari akar Proto-Germanic *aigan (memiliki), yang berhubungan dengan bahasa Gotik aigan dan bahasa Jerman Tinggi Kuno eigen. Makna kata kerja 'mengakui' berkembang kemudian melalui perluasan metaforis dari memiliki atau mengklaim tanggung jawab atas suatu tindakan.