mysticism
Mysticism merujuk pada pencarian hubungan langsung dan personal dengan Tuhan, alam semesta, atau realitas tertinggi. Berbeda dengan praktik keagamaan yang terorganisir yang mengandalkan ritual atau dogma, mysticism lebih menekankan pada pengalaman subjektif, intuisi, dan keadaan kesadaran yang berubah melalui meditasi atau kontemplasi.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai mistisisme. Penting untuk dipahami bahwa dalam konteks bahasa Inggris, mysticism tidak selalu berarti sesuatu yang aneh atau tidak masuk akal, melainkan sebuah pendekatan spiritual yang transenden. Kata ini sering dikontraskan dengan rationalism (rasionalisme) atau dogmatism (dogmatisme).
Contoh penggunaan yang tepat: The poet's work is infused with a deep sense of mysticism (Karya penyair itu dipenuhi dengan rasa mistisisme yang mendalam).
Perbedaan dengan Istilah Terkait
Pengguna bahasa Indonesia perlu berhati-hati agar tidak mencampuradukkan mysticism dengan istilah klenik atau takhayul. Sementara klenik sering kali diasosiasikan dengan praktik magis untuk tujuan duniawi atau keberuntungan, mysticism memiliki konotasi yang lebih luhur, intelektual, dan spiritual yang bertujuan untuk mencapai pencerahan atau penyatuan dengan Yang Ilahi.
Secara tata bahasa, mysticism adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.
Meanings
Keyakinan bahwa pengalaman pribadi yang langsung dengan ketuhanan atau realitas tertinggi dapat dicapai melalui intuisi, meditasi, atau praktik spiritual, alih-alih melalui pemikiran rasional atau dogma agama yang terorganisir
"Her lifelong study of Eastern mysticism led her to seek a deeper connection with the universe."
Studi seumur hidupnya tentang mistisisme Timur membawanya untuk mencari hubungan yang lebih dalam dengan alam semesta.
Keadaan menjadi mistis atau kualitas yang dicirikan oleh misteri dan transendensi spiritual
"The mysticism of the ancient forest left the travelers feeling humbled and small."
Kemistikan hutan kuno itu membuat para pengelana merasa rendah hati dan kecil.