monologue
Kata monologue merujuk pada situasi di mana satu orang berbicara dalam waktu yang lama. Dalam konteks seni pertunjukan seperti teater atau film, ini adalah teknik narasi yang digunakan untuk mengungkapkan pikiran terdalam karakter kepada penonton atau karakter lain tanpa adanya interaksi timbal balik. Nuansanya cenderung formal dan terstruktur.
Namun, dalam percakapan sehari-hari, monologue sering kali membawa konotasi negatif. Jika seseorang dikatakan sedang melakukan monologue, ini menyiratkan bahwa orang tersebut mendominasi percakapan secara egois dan tidak memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berbicara. Hal ini berbeda dengan dialogue yang menekankan pada pertukaran ide antara dua orang atau lebih.
Perbedaan Nuansa Penggunaan
Konteks Artistik: Digunakan untuk menggambarkan pidato panjang yang dramatis. Contoh: The actor delivered a powerful monologue (Aktor itu membawakan monolog yang kuat).
Konteks Sosial: Digunakan untuk mengkritik seseorang yang terlalu banyak bicara tanpa mendengarkan. Contoh: I tried to join the conversation, but it became a monologue about his vacation (Aku mencoba bergabung dalam percakapan, tetapi itu menjadi monolog tentang liburannya).
Catatan Tata Bahasa
Kata ini dapat berfungsi sebagai kata benda (monologue) yang merujuk pada pidatonya, atau sebagai kata kerja (monologize) yang merujuk pada tindakan berbicara panjang lebar tersebut. Dalam bahasa Indonesia, kita sering menggunakan kata serapan "monolog" untuk kedua fungsi ini, namun perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Inggris, bentuk kata kerjanya memiliki struktur yang berbeda.
Meanings
Pidato panjang oleh satu aktor dalam drama atau film, atau oleh satu orang dalam percakapan, yang disampaikan kepada karakter lain atau penonton
"The actor delivered a powerful ten minute monologue that left the audience in silence."
Aktor itu membawakan monolog sepuluh menit yang kuat yang membuat penonton terdiam.
Pidato panjang oleh satu orang dalam percakapan yang menghalangi orang lain untuk berkontribusi, sering kali ditandai dengan sikap egois
"I tried to tell him about my day, but the whole dinner became a monologue about his new car."
Aku mencoba memberitahunya tentang hariku, tetapi dia malah memulai monolog tentang mobil barunya.
Menyampaikan pidato panjang, sering kali dalam konteks teater atau dengan cara yang mendominasi selama percakapan
Dia bermonolog selama satu jam tentang kerumitan sistem hukum.