directive
Kata directive memiliki dua fungsi utama yang sangat berbeda tergantung pada kelas katanya. Sebagai kata benda, directive merujuk pada instruksi resmi, mandat, atau perintah tertulis yang dikeluarkan oleh otoritas tinggi (seperti pemerintah atau pimpinan perusahaan) yang bersifat mengikat dan harus dipatuhi. Ini lebih formal daripada sekadar instruction atau order karena biasanya berkaitan dengan kebijakan atau regulasi organisasi.
Sebagai kata sifat, directive menggambarkan gaya kepemimpinan atau komunikasi yang bersifat mengarahkan, mengendalikan, atau memberi instruksi spesifik kepada orang lain. Dalam konteks manajemen, pendekatan directive berarti pemimpin mengambil kendali penuh dan memberi tahu bawahan tepatnya apa yang harus dilakukan, berbeda dengan pendekatan collaborative yang lebih mengutamakan diskusi.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Sangat penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan directive dengan beberapa kata berikut agar tidak terjadi kesalahan penggunaan:
instruction: Lebih bersifat teknis atau prosedural (misalnya petunjuk merakit lemari), sedangkan directive lebih bersifat administratif dan otoritatif.
order: Lebih bersifat mendesak dan langsung (perintah instan), sementara directive sering kali berupa dokumen atau kebijakan jangka panjang.
guideline: Bersifat saran atau panduan yang fleksibel, sedangkan directive bersifat wajib dan tidak opsional.
Kewaspadaan Terhadap Kata Serapan
Dalam bahasa Indonesia, terdapat kata serapan direktif. Namun, perlu diperhatikan bahwa dalam penggunaan sehari-hari di Indonesia, kata direktif jarang digunakan sebagai kata benda untuk menggantikan "perintah resmi". Kata direktif dalam bahasa Indonesia lebih sering muncul dalam konteks akademis atau psikologi untuk menggambarkan gaya komunikasi yang mengarahkan. Oleh karena itu, jika Anda ingin menerjemahkan directive sebagai perintah resmi, gunakanlah kata instruksi atau perintah resmi agar terdengar lebih alami.
Benar: "Pemerintah mengeluarkan directive baru" $\rightarrow$ "Pemerintah mengeluarkan instruksi baru."
Kurang Alami: "Pemerintah mengeluarkan direktif baru."
Catatan Tata Bahasa
Sebagai kata benda, directive adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sehingga dapat berbentuk jamak (directives). Sebagai kata sifat, kata ini digunakan untuk memodifikasi kata benda lain, seperti dalam frasa directive leadership (kepemimpinan direktif).
Countable when referring to a specific order or official document, such as a corporate directive or an EU directive.
Meanings
Perintah resmi atau berwenang yang harus dipatuhi
The CEO issued a new directive regarding remote work.
CEO mengeluarkan instruksi baru mengenai kerja jarak jauh.
Berfungsi untuk memandu, mengendalikan, atau mengelola arah sesuatu
The manager took a directive approach to the project.
Manajer mengambil pendekatan direktif dalam proyek tersebut.