criticism
/ˈkɹɪtɪsɪzəm/
Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini memiliki konotasi negatif yang kuat, yang sering dikaitkan dengan serangan, penghakiman, atau pencarian kesalahan. Hal ini menunjukkan adanya dinamika kekuasaan di mana satu pihak mengevaluasi kegagalan pihak lain, yang sering kali memicu perasaan defensif atau malu. Dalam konteks akademik atau seni, nadanya berubah menjadi netral dan intelektual. Di sini, kata tersebut merujuk pada metode evaluasi yang sistematis, bukan serangan pribadi. Versi ini berkaitan dengan ketajaman analisis, interpretasi, dan upaya mencari makna yang lebih dalam dalam suatu karya. Ketegangan antara dua makna ini—yaitu ketidaksetujuan yang 'keras' dan analisis yang 'ilmiah'—menjadi inti dari bagaimana kata ini dipersepsikan, tergantung pada apakah kata tersebut muncul dalam perselisihan di tempat kerja atau dalam seminar universitas.
Uncountable when referring to the general act of expressing disapproval ('He can't take criticism'). Countable when referring to a specific comment or instance of disapproval ('She made several criticisms of my presentation').
Meanings
Ungkapan ketidaksetujuan terhadap seseorang atau sesuatu berdasarkan kesalahan atau kekurangan yang dirasakan
"The government faced harsh criticism for its handling of the economic crisis."
Pemerintah menghadapi kritik tajam atas penanganannya terhadap krisis ekonomi.
Analisis dan penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan suatu karya sastra atau seni
"Her latest novel has received critical acclaim in the field of feminist criticism."
Novel terbarunya telah menerima pujian kritis dalam bidang kritik feminis.