child
/t͡ʃaɪld/
Istilah ini memiliki makna ganda, yang beralih antara penanda usia biologis dan status hubungan. Saat merujuk pada usia, kata ini membangkitkan kesan kepolosan, kerentanan, dan tahap perkembangan.
Dalam konteks hubungan, kata ini menggambarkan ikatan kekeluargaan yang permanen tanpa memandang usia aktual orang tersebut, sehingga seorang dewasa tetap dianggap sebagai anak di mata orang tuanya.
Dari sisi perilaku, kata ini sering kali memiliki nada negatif untuk menggambarkan orang dewasa yang kurang memiliki kematangan emosional atau kecanggihan berpikir. Selain itu, kata ini juga berfungsi sebagai metafora konseptual untuk hubungan sebab-akibat, di mana sebuah ide atau penemuan dipandang sebagai hasil langsung dari era sejarah atau gerakan intelektual tertentu.
Meanings
putra atau putri dari usia berapa pun dalam hubungannya dengan orang tua mereka
orang yang tidak dewasa atau naif dalam perilaku atau pandangannya
orang atau benda yang merupakan keturunan atau hasil dari asal-usul atau pengaruh tertentu
The new architectural style was a child of the industrial revolution.
Examples
The child needs supervision.
Anak itu butuh pengawasan.
Lihat, anak itu berjalan ke arah jalan raya!
Apakah anak Anda memiliki alergi terhadap salah satu bahan ini?
Saya hanya ingin menjadi ayah yang baik bagi anak saya.
Aku nggak percaya anakku yang sudah dewasa masih minta uang!
Berhenti bersikap seperti anak-anak dan minta maaf saja sekarang!