street
Kata ini membangkitkan rasa keterhubungan perkotaan dan batasan sosial. Ini merupakan nadi utama kehidupan kota, yang berfungsi sebagai rute transit sekaligus ruang sosial bersama tempat rumah pribadi bertemu dengan akses publik.
Dalam konteks sosiologis, istilah ini sering kali membawa konotasi yang keras atau kasar. Berada di jalanan menyiratkan kurangnya tempat tinggal atau kedekatan dengan kelompok yang terpinggirkan, sementara kecerdasan jalanan mengacu pada kecerdasan praktis untuk bertahan hidup yang diperoleh dari pengalaman perkotaan, bukan dari pendidikan formal.
Countable when referring to a specific paved road (two streets over). Uncountable when referring to the general environment of urban homelessness or public life (living on the street).