calorie
Kata calorie umumnya digunakan dalam dua konteks yang berbeda, yaitu nutrisi dan sains. Bagi penutur bahasa Indonesia, kata ini sudah sangat familiar karena diserap menjadi kata "kalori". Namun, penting untuk memahami perbedaan antara kalori dalam konteks makanan dan kalori dalam konteks fisika/kimia.
Nuansa Penggunaan Nutrisi dan Sains
Dalam konteks nutrisi atau label makanan, calorie merujuk pada jumlah energi yang didapat dari makanan. Perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Inggris, "kalori" yang tertera pada label makanan sebenarnya adalah kilokalori (1.000 kalori kecil), meskipun sering kali hanya ditulis sebagai calorie atau menggunakan huruf kapital Calorie untuk membedakannya.
Sementara itu, dalam konteks ilmiah (termodinamika), calorie merujuk pada jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu gram air sebesar satu derajat Celsius. Kesalahan umum bagi pelajar adalah mencampuradukkan kedua skala ini dalam penulisan teknis.
Konteks Penggunaan dalam Kalimat
Konteks Diet: low-calorie diet (diet rendah kalori) atau burn calories (membakar kalori). Contoh: "I'm trying to burn more calories by jogging" (Saya mencoba membakar lebih banyak kalori dengan joging).
Konteks Teknis: caloric value (nilai kalor). Contoh: "The caloric value of the fuel was measured" (Nilai kalor dari bahan bakar tersebut telah diukur).
Secara tata bahasa, calorie adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sehingga dapat berbentuk jamak (calories) ketika merujuk pada jumlah energi yang besar.
Meanings
Satuan energi yang digunakan untuk mengukur jumlah energi yang disediakan oleh makanan dan jumlah energi yang dikeluarkan oleh tubuh
"The nutrition label shows that the snack contains 200 calories per serving."
Label nutrisi menunjukkan bahwa camilan tersebut mengandung 200 kalori per porsi.
Satuan energi yang setara dengan jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu gram air sebesar satu derajat Celsius
"In a laboratory setting, a calorie is defined as the heat required to raise one gram of water by one degree Celsius."
Dalam pengaturan laboratorium, kalori didefinisikan sebagai panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu satu gram air sebesar satu derajat Celsius.