more
/ˈmɔː/
Kata more digunakan untuk menunjukkan peningkatan jumlah, derajat, atau intensitas dari sesuatu yang sudah ada. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling sering diterjemahkan sebagai "lebih banyak" atau "lebih".
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Perbedaan utama yang perlu diperhatikan oleh pembelajar adalah penggunaan more sebagai penentu jumlah (determiner) dibandingkan dengan penggunaannya sebagai pembanding (comparative). Saat merujuk pada jumlah benda yang dapat dihitung atau tidak dapat dihitung, more berarti "tambahan". Namun, saat dipasangkan dengan kata sifat yang panjang, more berfungsi untuk membentuk derajat perbandingan.
Jumlah Tambahan: I need more water (Saya butuh lebih banyak air).
Perbandingan Sifat: This book is more interesting than the last one (Buku ini lebih menarik daripada yang sebelumnya).
Kesalahan Umum dan Jebakan Terjemahan
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah penggunaan more bersamaan dengan kata sifat yang seharusnya menggunakan akhiran -er. Dalam bahasa Inggris, kata sifat pendek (satu suku kata) tidak menggunakan more.
❌ more tall
✅ taller
Selain itu, perlu diingat bahwa dalam bahasa Indonesia, kata "lebih" bisa mencakup makna more dan further. Namun, dalam bahasa Inggris, jika Anda ingin merujuk pada jarak fisik atau kemajuan dalam suatu proses, kata further sering kali lebih tepat daripada more.
Konteks Gramatikal
more dapat berfungsi sebagai kata sifat (adjective), kata keterangan (adverb), atau kata ganti (pronoun) tergantung pada posisinya dalam kalimat. Sebagai kata ganti, ia bisa berdiri sendiri untuk merujuk pada sesuatu yang telah disebutkan sebelumnya tanpa perlu mengulang kata bendanya.
Contoh: Some people liked the movie, but more disliked it (Beberapa orang menyukai film itu, tetapi lebih banyak yang tidak menyukainya).
Meanings
Jumlah atau tingkat yang lebih besar dari sesuatu
"We need more time to complete the project."
Kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan proyek tersebut.