ballot
Istilah ini memiliki kaitan yang kuat dengan legitimasi institusional yang formal. Kata ini membangkitkan citra pilihan yang rahasia dan terlindungi, yang membedakannya dari pengangkatan tangan secara terbuka atau konsensus informal. Kata ini tidak terpisahkan dari konsep proses demokrasi serta tindakan fisik maupun digital dalam mencatat sebuah preferensi.
Dalam wacana politik, istilah ini sering dikontraskan dengan konsep "kudeta" atau "penunjukan", yang menekankan transisi kekuasaan secara damai melalui kesepakatan kolektif. Kata ini digunakan baik dalam pemilihan nasional yang berisiko tinggi maupun keputusan organisasi skala kecil, yang selalu menyiratkan adanya sistem penghitungan yang terstruktur.
Countable when referring to the physical slips of paper used by voters. Uncountable when referring to the overall system or process of voting.
Meanings
Selembar kertas atau catatan digital yang digunakan untuk memberikan suara dalam pemilihan
The officials began counting the paper ballots.
Para petugas mulai menghitung surat suara kertas tersebut.
Memutuskan suatu masalah melalui pemungutan suara
The committee decided to ballot the members on the new policy.
Komite memutuskan untuk memungut suara para anggota mengenai kebijakan baru tersebut.