D
Dicread
BerandaKamusSsquare

square

persegi / alun-alun / penggaris siku / orang kaku / menyiku / melunasi / menyelaraskan / cocok / adil
Transitive VerbIntransitive VerbAdjective[C/U] Both
pl: squarespast: squaredpp: squareding: squaringcomp: squarersup: squarest

Kata square memiliki cakupan makna yang sangat luas, mulai dari geometri, tata kota, hingga istilah kiasan. Bagi penutur bahasa Indonesia, tantangan utama adalah membedakan kapan kata ini merujuk pada bentuk fisik dan kapan ia digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan kepribadian atau situasi keuangan.

Nuansa Makna dan Penggunaan Kiasan

Dalam konteks fisik, square paling umum diterjemahkan sebagai persegi atau alun-alun. Namun, secara kiasan, square dapat menggambarkan seseorang yang sangat konvensional atau kaku (orang kaku). Penggunaan ini bersifat informal dan cenderung bernada negatif, menyiratkan bahwa orang tersebut tidak mengikuti tren atau kurang kreatif.

Selain itu, square sering digunakan dalam konteks transaksi keuangan untuk berarti melunasi atau menyelesaikan utang. Frasa square the account atau be square dalam konteks ini berarti tidak ada lagi utang yang tersisa antara dua pihak, sehingga posisi mereka menjadi seimbang atau adil.

Perbedaan Kontekstual dan Jebakan Terjemahan

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah perbedaan antara square sebagai kata benda (bentuk persegi/alun-alun) dan sebagai kata kerja. Sebagai kata kerja, square bisa berarti menyelaraskan (square something with something) atau membuat sesuatu menjadi siku. Jangan tertukar dengan kata rectangle (persegi panjang), karena square secara spesifik mengharuskan keempat sisinya sama panjang.

Berikut adalah contoh penggunaan yang tepat untuk membedakan nuansanya:

Konteks Geometri: The table is square (Meja itu berbentuk persegi).
Konteks Sosial: Don't be such a square! (Jangan jadi orang yang kaku/kolot banget!).
Konteks Keuangan: We are square now (Kita sudah impas/utangku sudah lunas).
Konteks Penyelarasan: It is hard to square his words with his actions (Sulit untuk menyelaraskan perkataannya dengan tindakannya).

Catatan Tata Bahasa

Secara tata bahasa, square dapat berfungsi sebagai kata benda, kata sifat, maupun kata kerja. Saat digunakan sebagai kata sifat untuk mendeskripsikan bentuk, ia biasanya diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung. Saat berfungsi sebagai kata kerja, ia sering diikuti oleh preposisi with ketika bermakna menyelaraskan sesuatu.

Countable when referring to a geometric shape or a public plaza. Uncountable when referring to the mathematical concept of squaring a number.

Meanings

Nounpersegi

Bangun datar dengan empat sisi lurus yang sama panjang dan empat sudut siku-siku

The children played in a small square drawn on the pavement.

Nounalun-alun

Area terbuka atau ruang publik di kota, biasanya berbentuk segi empat, yang dikelilingi oleh bangunan

The protesters gathered in the town square to voice their concerns.

Nounpenggaris siku

Alat yang terdiri dari potongan logam atau kayu berbentuk L yang digunakan untuk menandai sudut siku-siku

Nounorang kaku

Seseorang yang konvensional, kolot, atau kurang imajinasi

My parents think I am a total square because I don't like loud parties.

Transitive Verbmenyiku
[~ something]

Membuat sesuatu menjadi berbentuk persegi atau persegi panjang

He had to square the edges of the timber before joining them.

Transitive Verbmelunasi
[~ something]

Menyelesaikan utang atau pembayaran akun

Transitive Verbmenyelaraskan
[~ something]

Membuat sesuatu menjadi konsisten atau kompatibel dengan hal lain

She struggled to square her religious beliefs with her scientific research.

Intransitive Verbcocok

Selaras atau seimbang

The two accounts do not square with each other.

Adjectivepersegi

Memiliki empat sisi yang sama panjang dan empat sudut siku-siku

The table has a square top.

Adjectiveadil

Jujur, adil, atau lugas

He gave me a square deal on the used car.

Examples

The child drew a square on the piece of paper.

Anak itu menggambar sebuah persegi di atas selembar kertas.

The villagers met in the town square for the festival.

Para penduduk desa berkumpul di alun-alun kota untuk festival tersebut.

The builder used a square to check the corner's angle.

Tukang bangunan itu menggunakan penggaris siku untuk memeriksa sudut pojokannya.

He felt like a square for preferring books to parties.

Dia merasa seperti orang kaku karena lebih suka membaca buku daripada pergi ke pesta.

Kamu harus menyiku papan itu sebelum bisa mengecatnya.

Mari kita melunasi akun tersebut sebelum akhir bulan.

It is hard to square his words with his actions.

Sulit untuk menyelaraskan perkataannya dengan tindakannya.

The witness's testimony does not square with the evidence.

Kesaksian saksi tersebut tidak cocok dengan buktinya.

The kitchen has a small square table.

Dapur itu memiliki meja persegi kecil.

The businessman offered a square deal to his partner.

Pengusaha itu menawarkan kesepakatan yang adil kepada mitranya.

Related Words

Terakhir Diperbarui: May 2026Laporkan Kesalahan